Aku Ingin Mama Kembali

October 13, 2008 · Filed Under Cerita Motivasi, Sosok Motivasi   by Obor Motivasi


Sebuah kisah teladan dari negeri China

Di Propinsi Zhejiang China, ada seorang anak laki yang luar biasa, sebut saja namanya Zhang Da. Perhatiannya yang besar kepada Papanya, hidupnya yang pantang menyerah dan mau bekerja keras, serta tindakan dan perkataannya yang menyentuh hati membuat Zhang Da, anak lelaki yang masih berumur 10 tahun ketika memulai semua itu, pantas disebut anak yang luar biasa.

Saking jarangnya seorang anak yang berbuat demikian, sehingga ketika Pemerintah China mendengar dan menyelidiki apa yang Zhang Da perbuat maka merekapun memutuskan untuk menganugerahi penghargaan Negara yang Tinggi kepadanya.
Zhang Da adalah salah satu dari sepuluh orang yang dinyatakan telah melakukan perbuatan yang luar biasa dari antara 1,4 milyar penduduk China. Tepatnya 27
Januari 2006 Pemerintah China, di Propinsi Jiangxu, kota Nanjing, serta disiarkan secara Nasional keseluruh pelosok negeri, memberikan penghargaan kepada 10 (sepuluh) orang yang luar biasa, salah satunya adalah Zhang Da.

Pada tahun 2001, Zhang Da ditinggal pergi oleh Mamanya yang sudah tidak tahan hidup menderita karena miskin dan karena suami yang sakit keras. Dan sejak hari itu Zhang Da hidup dengan seorang Papa yang tidak bisa bekerja tidak bisa berjalan, dan sakit-sakitan. Kondisi ini memaksa seorang bocah ingusan yang waktu itu belum genap 10 tahun untuk mengambil tanggungjawab yang sangat berat. Ia harus sekolah, ia harus mencari makan untuk Papanya dan juga dirinya sendiri, ia juga harus memikirkan obat-obat yang yang pasti tidak murah untuk dia. Dalam kondisi yang seperti inilah kisah luar biasa Zhang Da dimulai. Ia masih terlalu kecil untuk menjalankan tanggung jawab yang susah dan pahit ini. Ia adalah salah satu dari sekian banyak anak yang harus menerima kenyataan hidup yang pahit di dunia ini.Tetapi yang membuat Zhang Da berbeda adalah bahwa ia tidak menyerah.

Hidup harus terus berjalan, tapi tidak dengan melakukan kejahatan, melainkan memikul tanggungjawab untuk meneruskan kehidupannya dan papanya. Demikian
ungkapan Zhang Da ketika menghadapi utusan pemerintah yang ingin tahu apa yang dikerjakannya.

Ia mulai lembaran baru dalam hidupnya dengan terus bersekolah. Dari rumah sampai sekolah harus berjalan kaki melewati hutan kecil. Dalam perjalanan dari dan ke sekolah itulah, Ia mulai makan daun, biji-bijian dan buah-buahan yang ia temui. Kadang juga ia menemukan sejenis jamur, atau rumput dan ia coba memakannya. Dari mencoba-coba makan itu semua, ia tahu mana yang masih bisa ditolerir oleh lidahnya dan mana yang tidak bisa ia makan. Setelah jam pulang sekolah di siang hari dan juga sore hari, ia bergabung dengan beberapa tukang batu untuk membelah batu-batu besar dan memperoleh upah dari pekerjaan itu. Hasil kerja sebagai tukang batu ia gunakan untuk membeli beras dan obat-obatan untuk papanya. Hidup seperti ini ia jalani selama lima tahun tetapi badannya tetap sehat, segar dan kuat.

ZhangDa Merawat Papanya yang Sakit.

Sejak umur 10 tahun, ia mulai tanggungjawab untuk merawat papanya. Ia menggendong papanya ke WC, ia menyeka dan sekali-sekali memandikan papanya, ia
membeli beras dan membuat bubur, dan segala urusan papanya, semua dia kerjakan dengan rasa tanggungjawab dan kasih. Semua pekerjaan ini menjadi tanggungjawabnya sehari-hari.

Zhang Da menyuntik sendiri papanya.

Obat yang mahal dan jauhnya tempat berobat membuat Zhang Da berpikir untuk menemukan cara terbaik untuk mengatasi semua ini. Sejak umur sepuluh tahun ia mulai belajar tentang obat-obatan melalui sebuah buku bekas yang ia beli. Yang membuatnya luar biasa adalah ia belajar bagaimana seorang suster memberikan ijeksi/suntikan kepada pasiennya.

Setelah ia rasa ia mampu, ia nekad untuk menyuntik papanya sendiri. Saya sungguh kagum, kalau anak kecil main dokter-dokteran dan suntikan itu sudah biasa. Tapi jika anak 10 tahun memberikan suntikan seperti layaknya suster atau dokter yang sudah biasa memberi injeksi saya baru tahu hanya Zhang Da. Orang bisa bilang apa yang dilakukannya adalah perbuatan nekad, sayapun berpendapat demikian. Namun jika kita bisa memahami kondisinya maka saya ingin katakan bahwa Zhang Da adalah anak cerdas yang kreatif dan mau belajar untuk mengatasi kesulitan yang sedang ada dalam hidup dan kehidupannya. Sekarang pekerjaan menyuntik papanya sudah dilakukannya selama lebih kurang lima tahun, maka Zhang Da sudah trampil dan ahli menyuntik.

Aku Mau Mama Kembali

Ketika mata pejabat, pengusaha, para artis dan orang terkenal yang hadir dalam acara penganugerahan penghargaan tersebut sedang tertuju kepada Zhang Da,
Pembawa Acara (MC) bertanya kepadanya, “Zhang Da, sebut saja kamu mau apa, sekolah di mana, dan apa yang kamu rindukan untuk terjadi dalam hidupmu, berapa uang yang kamu butuhkan sampai kamu selesai kuliah, besar nanti mau kuliah di mana, sebut saja. Pokoknya apa yang kamu idam-idamkan sebut saja, di sini ada banyak pejabat, pengusaha, orang terkenal yang hadir.

Saat ini juga ada ratusan juta orang yang sedang melihat kamu melalui layar televisi, mereka bisa membantumu!” Zhang Da pun terdiam dan tidak menjawab
apa-apa. MC pun berkata lagi kepadanya, “Sebut saja, mereka bisa membantumu” Beberapa menit Zhang Da masih diam, lalu dengan suara bergetar iapun menjawab, “Aku Mau Mama Kembali. Mama kembalilah ke rumah, aku bisa membantu Papa, aku bisa cari makan sendiri, Mama Kembalilah!” demikian Zhang Da bicara dengan suara yang keras dan penuh harap.

Saya bisa lihat banyak pemirsa menitikkan air mata karena terharu, saya pun
tidak menyangka akan apa yang keluar dari bibirnya. Mengapa ia tidak minta kemudahan untuk pengobatan papanya, mengapa ia tidak minta deposito yang cukup
untuk meringankan hidupnya dan sedikit bekal untuk masa depannya, mengapa ia tidak minta rumah kecil yang dekat dengan rumah sakit, mengapa ia tidak minta
sebuah kartu kemudahan dari pemerintah agar ketika ia membutuhkan, melihat katabelece yang dipegangnya semua akan membantunya. Sungguh saya tidak mengerti, tapi yang saya tahu apa yang dimintanya, itulah yang paling utama bagi dirinya. Aku Mau Mama Kembali, sebuah ungkapan yang mungkin sudah dipendamnya sejak saat melihat mamanya pergi meninggalkan dia dan papanya.

Tidak semua orang bisa sekuat dan sehebat Zhang Da dalam mensiasati kesulitan hidup ini. Tapi setiap kita pastinya telah dikaruniai kemampuan dan kekuatan yg
istimewa untuk menjalani ujian di dunia. Sehebat apapun ujian yg dihadapi pasti ada jalan keluarnya…ditiap-tiap kesulitan ada kemudahan dan Tuhan tidak akan menimpakan kesulitan diluar kemampuan umat-Nya.

Jadi janganlah menyerah dengan keadaan, jika sekarang sedang kurang beruntung, sedang mengalami kekalahan….bangkitlah! karena sesungguhnya kemenangan akan diberikan kepada siapa saja yg telah berusaha sekuat kemampuannya.

    Ingin mendapatkan artikel dari situs ini?
    Daftarkan email anda di sini:

    Delivered by FeedBurner

Tanggapan Anda

Berikan tanggapan atas artikel/cerita motivasi di atas. Komentar saran dan kritik Anda merupakan bahan bakar kami untuk menjadi lebih baik. Terima Kasih

40 Responses to “Aku Ingin Mama Kembali”

  1. silv on October 15th, 2008 8:35 am

    Thx ya artikelnya,
    menyentuh banget, semangatnya luar biasa…

  2. robbie on October 19th, 2008 2:56 pm

    artikel nya bagus bnget,, ini kisah asli kan?
    ampe hampir nangis g…
    haha

  3. Aong on October 21st, 2008 3:32 am

    Hebat… bangkit saat terjepit. bukan keterpaksaan. tapi emang hanya satu-satunya jalan. luar biasa…

  4. betty on October 21st, 2008 12:12 pm

    Luar biasa tekad dan semangatnya untuk tetap menjalani hidup ini. Sangat sukar menemukan anak seperti itu yang mau mengorbankan kesenangan masa kanak-kanaknya untuk merawat ayahnya. Semoga Zhang Da berhasil dalam kehidupannya

  5. RIZKI EKA PUTRA on October 22nd, 2008 12:57 am

    Artikel yang sangat menyentuh! saya sebagai seorang anak manusia yang diberikan segala kemudahan kadang masih saja tetap tidak mensyukurinya! Mudah2an saya kedepan lebih baik dalam menjalani hidup ini!

    terimakasih

  6. Aku Ingin Mama Kembali « Berbagi Lentera on October 24th, 2008 2:15 am

    [...] Posted: 12 Oct 2008 10:42 PM CDT http://www.resensi. net/aku-ingin- mama-kembali/ 2008/10/13/ [...]

  7. canz on October 24th, 2008 7:39 am

    Luar biasa

  8. san on November 12th, 2008 9:00 am

    luar biasa kisah ini,smp menetes air mataqu membacanya,menjadikanqu semakin kuat tuk jalani alur kehidupan yg tlah digariskan olehNYA

  9. Er0ne on November 16th, 2008 2:54 am

    Incredible..
    Anak yg sungguh luar biasa..
    Kehidupan memang keras tp kalau kt lbh keras lagi hdp spti zhang da, kt psti bisa..
    Ini jadi smangt bru bgQ menjalani hdp.

  10. mya on December 16th, 2008 11:26 pm

    i’m soo…touch…

  11. Rey on January 7th, 2009 12:46 pm

    sungguh-sungguh cerita yang menyentuh. jadi makin percaya kalau tuhan mengajari dan mencintai kita dengan banyak cara.

  12. elyzabeth on March 29th, 2009 10:09 am

    bagus banget ceritanya, sangat menyentuh. pencobaan yang kita alami walaupun sesulit apapun tidak akan melebihi kemampuan hamba-Nya.

  13. roji on August 14th, 2009 11:02 pm

    perfect!!! ada jalan keluar bagi yg mau berjuang & berusaha dengan benar &sabar

  14. khan on August 31st, 2009 9:44 am

    wah,,
    kisah neH m’mbuat mata Q b’kaca2..

  15. ayunk on October 18th, 2009 8:11 am

    is so amazing……kekuatan, keberanian, kepercayaan diri, dan sebagainya,,,,jika kita tak mencoba, kita tak akan tahu jawabannya….satu yang diinginkan oleh zhang Da,,,yaitu 1 kata “MAMA”…..Hebat,,,,disisi lain dia menginginkan kebahagiaan dunia,tapi inilah yang diinginkan oleh zhang da dari lubuk hatinya yang terdalam….

  16. Anonymous on November 4th, 2009 8:48 am

    wao………………
    hebat
    benar2 menyentuh hati

  17. ManieZ on November 20th, 2009 9:58 am

    aq jd kNgen ma MAMA q…
    i LoVe u Mum,,,

  18. ndoy on November 25th, 2009 1:21 pm

    Masya Allah.., Zhang Da.., Heubat Euyyy…!!!

  19. Romi on November 26th, 2009 2:06 pm

    …Alloh pastikan tunjukkan,kebesaran dan kuasaNya
    Bagi HambaNya YANG SABAR dan TAK KENAL PUTUS ASA…
    (The Massive)

  20. Anonymous on December 1st, 2009 10:48 am

    Artikel yg sangat bagus….bravo…

  21. agape jihantoro on December 10th, 2009 9:38 pm

    semangat jng putus asa…
    mantep nih artikel nyentuh bgttt

    tq dah bwat yg nulis artikel…

  22. Elly on December 17th, 2009 12:14 pm

    Bagus…cuplikan yang bagus untuk anakku dan diriku untuk bisa lebih kuat dan bertahan.

  23. heri on December 29th, 2009 3:40 am

    kasih sayang seorang mama memang tidak ada yang bisa menggantikannya…..cerita yang sangat menyentuh hati…

  24. fitri on December 30th, 2009 10:13 am

    Kisahnya sangat menyentuh sekali…aku ampe menitikkan airmata….anak seumuran Zhang Da dah hrs memikul beban seberat itu….

  25. irfanshiro on January 21st, 2010 10:06 pm

    Tak terasa air mataku menetes ketika membaca artikel ini, tapi aku sadar, air mata tidaklah cukup sebagai penghargaan untuk Zhang Da, tetapi semangatnya yang harus kita tanamkan dalam diri demi kebaikan kita semua dan sebagai amal untuk dia karena telah memberi inspirasi bagi kita..

  26. Puntanola on January 21st, 2010 10:23 pm

    amazing story >.<

  27. ristianafasan on February 7th, 2010 3:56 pm

    luar biasa,,, byk makna, hikmah n sesuatu yg dpt mnjd suritauladan, bahkan ini muncul dari insan yg mungkin sedikit orang yg memandang mereka. “” ingat kita ada bukan untuk diri sandiri, namun kita ada adalah untuk mereka dan kita ada adalah milik mereka”"……….

  28. amanda on February 15th, 2010 1:55 pm

    T….O….P….B….G….T….

  29. Dila on March 5th, 2010 12:58 pm

    artikelx mnyentuh bgt …
    t’x yach

    Zhang Da anak yg luar biasa hebat n cerdas
    100 jempol dech buatZhang Da

    :) Zhang Da Hebat !!!!!!!

  30. big brother » Blog Archive » Sebuah kisah teladan dari negeri China on March 9th, 2010 8:08 pm

    [...] Sumber http://www.resensi.net/aku-ingin-mama-ke… [...]

  31. ridwan on April 3rd, 2010 1:37 pm

    luar biasa, sampai gak kerasa air mata ini berlinang, izin kbelakang dlu y ….mw nangis dlu

  32. josephineblue on April 15th, 2010 1:31 pm

    Zhang Da hebatttt . . . .
    … huhhh . . merindiiing saya habis baca . . .

    …. *-*. . .
    : ) jempol buad Zhang Da … . . . Y.Y

  33. lina lovely on April 15th, 2010 1:32 pm

    i luv you mom

  34. JOYOmaru on April 27th, 2010 3:26 pm

    keren, begitu gw baca semua, gw baru tau, anak kecil aja bia ngelakuin hal2 yang baik utk papanya. walaupun idupnya susah, tapi gw berbuat hal2 yang negatif. pokonya, gw salut sama anak itu. TOP!
    gw doain biar idupnya baik2 aja n bisa sukses, bisa idup lebih baik dari sekarang. TOP, gw salut banget

  35. febby on May 9th, 2010 8:59 pm

    hebat bgt.!!! berbahagialah orang yang memiliki anak sprt zhang da !!!!!

  36. Anonymous on May 11th, 2010 3:29 pm

    jujur artikel ini membuat saya malu, karena saya pikir selama ini hidup saya yang paling susah tapi ternyata ada yang lebih susah lagi..dandikagumi oleh banyak orang

  37. arin on May 11th, 2010 4:39 pm

    jujur artikel ini sungguh menarik

  38. herry sanjya on May 12th, 2010 1:56 pm

    bener2 menyentuh ceritanya… keep smiling when you in sorrow… GBU

  39. saliemcamra on June 16th, 2010 3:59 pm

    Luar biasa..
    perlu nih kayaknya tiap pagi baca artikel ini, biar semangat teruss.
    karenanya mohon izin artikel ini saya copi ke FB :)

  40. Lutfi on July 7th, 2010 9:00 pm

    Gw lagi down dara2 visa gw ditolak….

    Cuma ternyata setelah baca ini masih banyak cobaan yang lebih berat……

Tinggalkan Balasan


Wajib diisi


Harus diisi


Optional

lp3k erhacendekia


Pengunjung Online Saat ini

Iklan dari:
adsensecamp.com kumpulblogger.com
free counters

Subscribe