Cangkir yang Cantik

July 14, 2008 · Filed Under Cerita Motivasi, Tips Motivasi   by Resensinet

cangkir cantik di cerita motivasiSepasang  kakek dan nenek pergi belanja di sebuah toko suvenir untuk mencari hadiah buat cucu mereka. Kemudian mata mereka tertuju kepada sebuah cangkir yang cantik. “Lihat  cangkir  itu,”  kata  si nenek kepada suaminya. “Kau benar, inilah cangkir tercantik yang pernah aku lihat,” ujar si kakek.

Saat  mereka  mendekati  cangkir  itu, tiba-tiba cangkir yang dimaksud berbicara “Terima  kasih  untuk  perhatiannya,  perlu  diketahui  bahwa  aku dulunya tidak cantik. Sebelum menjadi cangkir yang dikagumi, aku hanyalah seonggok  tanah liat yang  tidak  berguna.  Namun suatu hari ada seorang pengrajin dengan tangan kotor melempar aku ke sebuah roda berputar.

Kemudian ia mulai memutar-mutar aku hingga aku merasa pusing. Stop ! Stop  ! Aku berteriak,  Tetapi  orang  itu  berkata  “belum  !”  lalu ia mulai menyodok  dan meninjuku  berulang-ulang. Stop! Stop ! teriakku lagi. Tapi orang ini masih saja meninjuku,  tanpa menghiraukan teriakanku. Bahkan lebih buruk lagi ia memasukkan aku  ke  dalam  perapian.  Panas ! Panas ! Teriakku dengan keras. Stop ! Cukup ! Teriakku lagi. Tapi orang ini berkata “belum !”

Akhirnya  ia  mengangkat aku dari perapian itu dan membiarkan aku sampai dingin. Aku  pikir,  selesailah  penderitaanku.  Oh  ternyata  belum. Setelah dingin aku diberikan  kepada  seorang  wanita  muda  dan dan ia mulai mewarnai aku. Asapnya begitu memualkan. Stop ! Stop ! Aku berteriak.

Wanita  itu  berkata “belum !” Lalu ia memberikan aku kepada seorang pria dan ia memasukkan  aku  lagi  ke  perapian  yang  lebih panas dari sebelumnya! Tolong ! Hentikan  penyiksaan  ini  !  Sambil menangis aku berteriak sekuat-kuatnya. Tapi orang  ini  tidak  peduli  dengan teriakanku.Ia  terus membakarku. Setelah puas “menyiksaku” kini aku dibiarkan dingin.

Setelah  benar-benar  dingin, seorang wanita cantik mengangkatku dan menempatkan aku  dekat  kaca.  Aku  melihat  diriku.  Aku  terkejut sekali. Aku hampir tidak percaya,  karena  di  hadapanku  berdiri sebuah cangkir yang begitu cantik. Semua kesakitan dan penderitaanku yang lalu menjadi sirna tatkala kulihat diriku.

***

Sahabat,  dalam kehidupan ini adakalanya kita seperti  disuruh berlari, ada kalanya kita seperti digencet permasalahan kehidupan. Tapi sadarlah bahwa lakon-lakon itu merupakan cara Tuhan untuk membuat kita kuat. Hingga cita-cita kita tercapai. Memang pada saat itu tidaklah  menyenangkan,  sakit,  penuh  penderitaan, dan banyak air mata. Tetapi inilah  satu-satunya  cara  untuk mengubah kita supaya menjadi cantik dan memancarkan kemuliaan.

“Sahabat,  anggaplah  sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai pencobaan, sebab  Anda tahu bahwa ujian  terhadap  kita menghasilkan ketekunan. Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang supaya Anda menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun.”

Apabila  Anda  sedang  menghadapi  ujian  hidup, jangan kecil hati, karena akhir dari apa yang sedang anda hadapi adalah kenyataan bahwa anda lebih baik, dan makin cantik dalam kehidupan ini.

Comments

12 Responses to “Cangkir yang Cantik”

  1. andina on July 23rd, 2008 5:32 am

    i love this story, that’s a good motivator for me. my husband told me when i was down, and confused.

  2. ali mansur on July 30th, 2008 12:41 am

    CERITA YANG CANTIK….. SAYA TERMOTIVASI UNTUK SAKIT2 DULU SEBELUM MENAJDI “CANTIK”, THANKS

  3. rara on August 1st, 2008 8:14 am

    yup gw banget :p

  4. Teguh on August 20th, 2008 12:21 pm

    Cerita hebat penuh pengajaran. Kejayaan perlukan pengorbanan. Kegagalan bukan bermakna gagal selamanya. Hodoh pun kalau berusaha akhirnya menjadi cantik indah dan murni. Kejayaan ada di mana-mana

  5. sari on August 26th, 2008 10:21 am

    bagus bangetttt..

  6. aceh on September 9th, 2008 10:51 pm

    luar biasa cerita di atas saya merasa yakin atas apa yang sedang saya alami selama ini kegagalan demi kegalaman menghampiri tapi itu pasti ada akhirnya. tidak ada yang abadi di dunia ini dengan ujian berbentuk kegagalan dapat menghasilakan buah kesuksesan di masa yang akan datang

  7. echa' on September 15th, 2008 8:52 am

    yup.. cerita yang bagus, penuh semangat :)
    memang semua butuh proses untuk menjadikan kita lebih bermakna, jadi penyemangat di saat letih dalam berjuang :-) semangat yah…cayoo..

  8. pupung on September 20th, 2008 11:01 am

    Aq pernah merasakan “sakit”. Pada saat sakit, rasanya ga ada org yg ngertiin kita.Tp bener, “sakit” membuat kita kuat, membuat kita bs lebih survive dlm hidup, ga cengeng lg dan bisa lebih realistis. Toh, Allah juga ga akan ngasih ujian yg kita ga mampu buat lewatin kn..Be struggle, dan kita akan dapetin “hidup yg cantik”

  9. inin on October 9th, 2008 2:35 pm

    Cerita yang sungguh luarbiasa! Saya senatiasa menyerah ditengah jalan, ketika di hantam kerikil. mulai saat ini,Saya akan mencoba untuk belajar dan berani di “bakar” untuk menjadi Cangkir Yang Cantik. Semoga…..

  10. pu4s4 on October 21st, 2008 6:26 am

    crita diatas sangat sesuai dengan ajaran agama yg saya anut manusia tidak akan kendapatkan apa2 kecuali apa yg telah dia usahakan

  11. ali on October 28th, 2008 11:02 am

    merugi diri, tabah dalam derita adalah sumber kebahagiaan

  12. intan on November 1st, 2008 9:13 am

    Stuju bgt..
    Smua ksakitan yg kita dapet adalah proses untk m’capai sesuatu yg lebih baik.

Leave a Reply