Home » Sosok Motivasi » Impian Tuk Sayangi Mereka

Impian Tuk Sayangi Mereka

Sosok Motivasi, Suara Hati

sayangi merekaHari itu, aku melihat seorang anak yang berpakaian lusuh dan cukup kotor menuju rumah salah seorang temannya. Pakaiannya itu sebenarnya berwarna putih, tapi menjadi kecoklatan dengan bercak-bercak hitam di beberapa sisi. Dia menyandang tas samping. Awlnya ku fikir ia tengah mengajak temannya bermain selepas bermain dengan teman yang sebelumnya. Ternyata bukan, dia memanggil temannya itu untuk pergi mengaji. Aku langsung heran dan bertanya kepada salah seorang Ibu yang menurutku tahu tentang anak itu.
“Ibu, kenapa pakaian anak itu kotor ? Bukankah dia mau pergi mengaji? Kenapa dia tidak mengganti pakaiannya?” Tanyaku.
”Itu memang pakaian mengajinya. Orang tuanya sepertinya tidak mempedulikannya, makanya dia selalu berpenampilan demikian meskipun untuk pergi mengaji sekalipun. Selain karena kurangnya perhatian, dia itu memang berasal dari keluarga kurang mampu.” Jawab sang Ibu tersebut.
”Kasihan sekali kita melihatnya.” Lanjut Ibu itu.

Sedikit meluangkan waktu dan karena sedikit penasaran, aku bertanya lagi kepada Ibu itu mengenai anak tersebut. ”Ibu,.. Maaf, apa Ibu dari anak itu masih ada? Ayahnya? Bagaimana dengan saudaranya yang lain? Kakaknya apakah ada? Dan rumahnya di mana?
Ibu itu menjawab,”Ibunya masih ada. Ayahnya sudah tidak tinggal bersamanya karena kedua orang tuanya bercerai. Dia itu anak satu-satunya. Jadi, sekarang dia hanya tinggal bertiga bersama Ibu dan neneknya di rumah sederhana yang juga sudah tinggal satu kamar itu akibat gempa kemaren.”

Ya Allah…. Anak sekecil itu harus mendapatkan cobaan yang demikian??
Dia hidup dalam kekurangan materi, lalu apakan harus dia juga hidup kekurangan kasih sayang orang tuanya dan orang-orang sekitarnya??
Pernahkah terfikir oleh kita bahwa di sekitar kita masih banyak peri-peri kecil yang butuh kasih sayang kita??

Tuhan,,, Melihatnya aku takut…
Aku takut jika sekarang, esok, atau sampai saat nanti ia hidup tanpa tahu bagaimana rasa sayang hingga ia menjadi anak yang tidak pandai menyayangi.
Aku takut jika ia tumbuh menjadi anak yang selalu merasa rendah diri karena kekuranggannya dan karena tidak ada seorang pun yang menghargai serta mengacuhkannya.

Wahai engkau bocah kecilku… Adikku…
Andai aku punya istana yang di dalamnya hidup malaikat-malaikat penuh kasih sayang, maka engkau sekalian akan ku biarkan menikmatinya sepuas hatimu walau aku harus hidup di kejamnya panas mentari di luar sana.

Tuhan… Bolehkan aku ini hidup untuk mereka??? Bolehkan aku tetap melihat senyum mereka..??

Ketakutan dan kesedihanku adalah ketika mereka enggan berkumpul bersama teman-teman sebaya yang mereka lihat jauh lebih mapan dari mereka. Sungguh.. sungguh aku takut jika mereka menjauh dan merasa hina dibanding orang-orang kaya itu sementara sebenarnya mereka lebih mulia dari si kaya…

Oh tuhan…. Jangan biarkan rasa hina mengerogoti jiwa mereka. Tetap senangkan hatinya. Hati si kecilku yang kehilangan masa kecilnya bersama kedua Ibu Bapaknya itu.

Adik-adikku.. anak-anakku…
Kelak, jika kalian melihatku datang, mendekatlah padaku… Jangan pernah takuti aku ya… Senyum dan melihat kalian tertawa adalah kebahagiaan terbesarku…

Teman, seoarng anak, meskipun bukan anak kandung kita, saudara kandung kita, atau pun family dekat kita, mereka tetaplah anak kita. Meraka anaknya semua orang muslimin…
Jangan pernah acuhkan mereka sekalipun ia terlihat tidak seperti layknya setiap orang berpenampilan. Mereka hanya butuh kepedulian kita.. Jikalau pun tidak mampu berbuat banyak, jangan pernah sakiti mereka dengan menunjukkan kebencian, cemoohan, atau pun rasa jijik terhadap mereka..

Bayangkanlah teman,, Betapa pilunya hati mereka ketika melihat kita menjauhi mereka…
Astaghfirullah.. Astaghfirullahal”adziim…
Jangan sampai kita membuat hati mereka sedih kemudian membuat mereka terisak menangis pilu di hatinya…

Allah Arrahman dan Arrahim… Dan semoga sifatnya Allah tetap bermekaran di hati kita, bukan malah luntur dikikis oleh sifat yang ditancapkan oleh syaitan..

Teman, maaf ya kalau kelihatannya seperti menggurui.. si “AKU” tdk bermaksud apa-apa. Dia hanya mencoba menuangkan apa yang ia lihat, cerna, dan ia rasa. Si “AKU” bukan orang yang baik, tp ia ingin menjadi baik. Dan ia sadar bahwa butuh waktu yang lama untuk menjadikannya baik karena begitu jauhnya dia dari kebaikan itu..

Artikel dikirim oleh:

vie. zahrasyavie / vie.zahrasyavie@gmail.com

Terima kasih atas kirimannya saudari Vie

Pencarian

,,sayangi mereka (7),cerita motivasi sayangi ibu (3),menjaga hati anak kecil (3),menghargai sifat orang lain (2),cerita motivasi hidup di tinggal ibu (2),kelebihan menjadi seorang guru (2),materi motivasi tentang impian (2),gambar ibu dan anak sedang mengaji dan shalat (2),impiam (2),motivasi mengaji (2),artikel motivasi mengaji (2),puisi motivasi mengaji (1),kisah seorang anak bertanya kepada ayahnya tentang kehidupan (1),kisah seorang anak tumbuh tanpa kasih sayang (1),Kumpulan Cerita anak berhati mulia (1)

Tags: ,

Comments for Impian Tuk Sayangi Mereka
  1. Qushay // July 7th, 2010 at 4:58 pm

    Kini Aku seharusnya merasa lebih bersyukur dibandingkan seorang anak dengan pakaian lusuh dan kotornya.. Tetapi aku tak semulia dengan niat ikhlasnya menghampiri temannya untuk mengaji bersama.. Begitu sulit pada diri ku ini untuk mendekatkan diri kepada Kholiq pada masalah mengkaji ini,, bahkan untuk berusaha mengajak.. tak pantas.. Semoga dengan ungkapan ini bisa selalu mengingatkan pada diriku sendiri untuk mengikhlaskan niat untuk mengaji.. Amiin ya Rabb

  2. Ega jalaludin // July 11th, 2010 at 9:46 pm

    Semoga Allah yg maha rahim menjaga hati kita untuk ttp bersyukur…amin

  3. bolehngeblog // July 21st, 2010 at 2:16 pm

    semoga kejadian anak tsb tidak terjadi pada anakku

  4. depe // August 21st, 2010 at 1:40 pm

    KNP ORG BERHATI MULIA SELALU BERADA DALAM KESUSAHAN??

  5. MuhAgus // August 27th, 2010 at 11:46 am

    Wahai vie.zahrasyavie seharusnya siapapun yang melihat orang yang dibawahnya (secara ekonomi) seharusnya tidak hanya doa dan mengungapkan kesedihan. Namun harus ada tindakan menolong bukan omong dan doa doang. Doa tanpa tindakan adalah percuma. Selain itu kita tidak boleh menganggap orang yang secara ekonomi itu rendah, tidak bahagia. Mungkin saja mereka lebih bahagia dari Nak Vie. Dan mungkin saja karena kesederhanaan makanan dan kerja keras (olah tubuh) maka anak itu lebih sehat dan berumur lebih panjang dari Nak Vie yang memiliki uang lebih banyak.
    Wass. MuhAgus.

  6. Sergio Freitas // February 4th, 2011 at 8:48 am

    Karya yang sangat bagus….. smoga tulisan ini dpt mengugah nurani smua yang tergolong manusia ‘tuk lebih sadar dan bersama membangun satu dunia yang damai….ingat juga…Iman tanpa perbuatan = mati…..

Trackbacks Motivasi

  1. Impian Tuk Sayangi Mereka | My life
Leave a Comment for Impian Tuk Sayangi Mereka Tags: ,

*

Related Impian Tuk Sayangi Mereka

Keadilan Tuhan bagi Hidup

Aku bersyukur buat Tuhanku… bahwa ketika aku dilahirkan… Tuhanku berkehendak untuk ketika itu…

32-Mendefinisikan Ulang K

Hal apa yang paling diinginkan semua manusia? Jawaban hanya satu: sukses. Kesuksesan telah

42-Jadilah Magnet Atas Su

“What you see in your mind, you’re going to hold it in your

Kekuatan Pikiran Bawah Sa

“Pemborosan yang paling besar adalah di tanah pekuburan, karena mati sebelum dapat mengoptimalkan

Lihat Juga Cerita Motivasi Menarik Lainnya

12-Alam dan Kearifan

BENCANA beruntun menimpa negeri ini. Belum lagi penderitaan di Alor dan Nabire usai, gempa kembali mengguncang Aceh dan Sumatra Utara. Bahkan, lebih parah, sangat parah. Gempa itu disertai gelombang pasang (tsunami). Menurut Badan Geofisika dan Meteorologi Amerika Serikat, gempa yang berpusat di lautan dekat Meulaboh, Aceh, itu merupakan gempa terbesar kelima di dunia sejak 1900 [...]

Sunday, January 21st, 2007 | Artikel Motivasi

Orang Tua Terbaik Di Dunia

Awalnya aku iri padamu kawan. Aku iri pada semua anak di dunia yang memiki orang tua yang menyangi anaknya dan selalu ada waktu untuk keluarganya. Bisa mengobrol dangan ayah itu pasti asyik. Atau bisa curhat pada ibu juga pasti lebih melegakan daripada curhat kepada teman. Tetapi tidak dengan orangtuaku. Ya, orangtuaku. Mereka adalah manusia super [...]

Monday, April 11th, 2011 | Artikel Motivasi, Cerita Motivasi, Suara Hati

Bahagia, ada pada Jiwa yang Bisa Bersyukur

Apakah anda pernah membayangkan menulis buku bukan dengan  tangan, kaki atau anggota tubuh

Apa itu Kebahagiaan ?

PERSEPSI YANG SALAH TENTANG “KEBAHAGIAAN” Oleh: Muhammad Irwan Khoiruddin Berapa banyak orang di

Aku Ingin Anak ku Menirumu

Ketika lahir, anak lelakiku gelap benar kulitnya, Lalu kubilang pada ayahnya: “Subhanallah, dia

18-Mama Jangan Tinggalin Ade Ya...

31 Desember 2004 .. Suatu siang di tenda penampungan pengungsi di Blang Bintang,

Lampu Merah dan Kesedihan

Dari kejauhan, lampu lalu-lintas di perempatan itu masih menyala hijau. Jack segera menekan pedal gas kendaraannya. Ia tak mau terlambat. Apalagi ia tahu perempatan di situ cukup padat sehingga lampu merah biasanya menyala cukup lama. Kebetulan jalan di depannya agak lenggang. Lampu berganti kuning. Hati Jack berdebar berharap semoga ia bisa melewatinya segera. Tiga meter [...]

Friday, November 21st, 2008 | Cerita Motivasi

Perbuatan Baik Tidak Pernah Sia-Sia

Al kisah ada seorang dermawan yg berkeinginan untuk berbuat kebaikan. Dia telah menyiapkan sejumlah uang yang akan dia berikan kepada beberapa orang yang ditemuinya. Pada suatu kesempatan dia bertemu dengan seseorang maka langsung saja dia menyerahkan uang yang dimilikinya kepada orang tersebut. Pada keesokan harinya tersiar kabar bahwa ada seseorang yang telah memberikan sejumlah uang [...]

Sunday, June 27th, 2010 | Cerita Motivasi, Sosok Motivasi

Dirimu Memang Tangguh

Dulu Engkau Tangguh Kenapa sekarang luluh? Sudahlah, jangan mengaduh, Hidup memang lumrah begitu. Kesulitan itu aksesoris hidup, dia kadang mengepung, menjelma bagai elang, menyeringai garang, mencengkram tajam menghujam. Dan engkau, engkau bagai pipit kecil dikepung raksasa-raksasa lapar. Pucat pasi. Ingin berlari. Sembunyi. Sayapmu mungkin kecil Paruhmu mungil Cakarmu kerdil Dan Nyalimu menggigil! Tapi, Ketahuilah! Kekuatan [...]

Sunday, January 2nd, 2011 | Puisi

Mengapa Orang Pintar Bisa Gagal?

Carole Hyatt dan Linda Gottlieb Alangkah besar apa yang bisa diajarkan oleh kegagalan hidup tentang diri kita! Mereka yang memetik pelajaran dari kesalahannya bisa kembali dengan keadaan yang lebih kuat daripada sebelumnya. Anda mungkin pernah gagal dalam karier anda. Satu-satunya cara untuk menghindari kegagalan adalah tidak pernah berusaha mengejar sukses; tetap tinggal di tempat anda [...]

Monday, June 9th, 2008 | Tips Motivasi

11-Mungkin Sekali Saya Sendiri Juga Maling

Kita hampir paripurna menjadi bangsa porak-poranda, terbungkuk dibebani hutang dan merayap melata sengsara di dunia. Penganggur 40 juta orang, anak-anak tak bisa bersekolah 11 juta murid, pecandu narkoba 6 juta anak muda, pengungsi perang saudara 1 juta orang, VCD koitus beredar 20 juta keping, kriminalitas merebat di setiap tikungan jalan dan beban hutang di bahu [...]

Saturday, January 20th, 2007 | Suara Hati