Home » Tips Motivasi » 8-Jangan Bernapas dalam Lumpur

8-Jangan Bernapas dalam Lumpur

Tips Motivasi

bermafas Setiap orang tentu memiliki rencana tertentu di tahun baru nanti. Entah itu terkait dengan target-target tertentu dalam pencapaian prestasi, atau yang hanya ingin menerapkan perilaku lebih baik daripada sebelumnya. Apapun, kalau kita merencanakan dengan baik, kita akan mendapatkan sesuatu dengan konkret.

Yang ingin saya tekankan di sini adalah bagaimana para pebisnis kita di tahun mendatang memiliki rencana untuk memperkokoh bisnis di negara kita dengan dilandasi etika bisnis. Mumpung pemerintahan masih baru, mari kita menggelorakan semangat untuk berbisnis dengan bersih. Jangan sampai berbisnis dengan tamak sehingga membuat orang lain tidak nyaman.

Hal-hal tidak bersih itu dapat kita lihat di sekeliling kita setiap hari. Misalnya saja, bagaimana orang dijebloskan di penjara karena hanya mampu ‘membayar’ sedikit. Sedangkan orang yang membayar banyak bisa lolos.

Di bidang pajak, kasus-kasus suap tak bisa dihitung lagi. Padahal, kasus-kasus demikian diciptakan oleh orang bisnis sendiri. Para pebisnis maunya serba cepat. Apapun ditempuh agar urusan bisnisnya cepat selesai. Perilaku ini menular bagai virus. Maka, di tahun mendatang saya berharap jalur bisnis ditata satu per satu sehingga praktik bisnis bisa berlangsung secara bersih.

Saya mengumpamakan orang-orang yang berbisnis dengan tidak benar seperti orang yang bernapas dalam lumpur. Kenapa? Karena ada celah-celah yang membuat mereka mempraktikkan bisnis kotor. Kalau kemudian kita bertanya, ‘Mengapa orang-orang seperti itu masih exist?’ Karena, mereka lihai bagai belut.

Namun, tidak berarti saya mengecap semua pebisnis demikian. Ada orang-orang yang berani melawan arus. Mereka tidak mau ikut-ikutan mencari-cari celah sehingga berpraktikk bisnis dengan kotor. Saya menyebut orang-orang seperti ini seperti ‘bernapas di udara segar.’ Mari bantu mereka agar tidak ikut-ikutan ‘bernapas dalam lumpur.’Agar berani melawan arus yang tidak benar dalam bisnis orang harus berbekal etika bisnis.

Pengertian etika berbedar dengan etiket. Etiket berasal dari bahasa Prancis etiquette yang berarti tata cara pergaulan yang baik antara sesama menusia. Sementara itu etika, berasal dari bahasa Latin, berarti falsafah moral dan merupakan cara hidup yang benar dilihat dari sudut budaya, susila, dan agama.

Mempraktikkan bisnis dengan etiket berarti mempraktikkan tata cara bisnis yang sopan dan santun sehingga kehidupan bisnis menyenangkan karena saling menghormati. Etiket berbisnis diterapkan pada sikap kehidupan berkantor, sikap menghadapi rekan-rekan bisnis, dan sikap di mana kita tergabung dalam organisasi. Itu berupa senyum — sebagai apresiasi yang tulus dan terima kasih, tidak menyalah gunakan kedudukan, kekayaan, tidak lekas tersinggung, kontrol diri, toleran, dan tidak memotong pembicaraan orang lain.

Dengan kata lain, etiket bisnis itu memelihara suasana yang menyenangkan, menimbulkan rasa saling menghargai, meningkatkan efisiensi kerja, dan meningkatkan citra pribadi dan perusahaan. Berbisnis dengan etika bisnis adalah menerapkan aturan-aturan umum mengenai etika pada perilaku bisnis. Etika bisnis menyangkut moral, kontak sosial, hak-hak dan kewajiban, prinsip-prinsip dan aturan-aturan.

Jika aturan secara umum mengenai etika mengatakan bahwa berlaku tidak jujur adalah tidak bermoral dan beretika, maka setiap insan bisnis yang tidak berlaku jujur dengan pegawainya, pelanggan, kreditur, pemegang usaha maupun pesaing dan masyarakat, maka ia dikatakan tidak etis dan tidak bermoral.

Intinya adalah bagaimana kita mengontrol diri kita sendiri untuk dapat menjalani bisnis dengan baik dengan cara peka dan toleransi. Dengan kata lain, etika bisnis untuk mengontrol bisnis agar tidak tamak. Bahwa itu bukan bagianku. Perlakukan orang lain sebagaimana kita ingin diperlakukan. Selamat menyongsong Tahun Baru 2005.

Sumber: Jangan Bernapas dalam Lumpur oleh Mien R Uno, Lembaga
Pendidikan DUTA BANGSA Empower Yourself

Pencarian

,,kumpulan cerita bermoral (19),pengertian dari menghargai prestasi (4),pengertian tentang menghargai prestasi (3),kata2 untuk orang yang tamak (2),deskripsi menghargai prestasi (2),cerita tentang menghargai prestasi (2),CERITA MENGHARGAI PRESTASI (2),pengertian menghargai prestasif (2),pengertian sikap jujur (2),artikel etika sosial dalam dunia bisnis (2),pengertianmenghargai prestasi (1),Seperti bernafas di dalam lumpur (1),mennghargai prestasi (1),menghargai prestasu (1),menghargai prestasi orang lain (1)

Comments for 8-Jangan Bernapas dalam Lumpur
  1. Akharis Yuli // April 3rd, 2011 at 11:06 am

    Sama dengan pepatah “sedikit demi sedikit akan menjadi bukit”.

Leave a Comment for 8-Jangan Bernapas dalam Lumpur

*

Related 8-Jangan Bernapas dalam Lumpur

Undangan Ke Salatiga

Bagi sahabat yang ada di luar Salatiga,  sebelumnya saya minta maaf karena baru

Cangkir yang Cantik

Sepasang  kakek dan nenek pergi belanja di sebuah toko suvenir untuk mencari hadiah

Rahasia Kekuatan Bawah Sa

Manusia memiliki satu pikiran, dengan dua lingkup: pikiran sadar dan pikiran bawah sadar.

The Law Of Life

The tree that never had to fight For the sun and sky and

Lihat Juga Cerita Motivasi Menarik Lainnya

Berteriak

Suatu ketika di sebuah sekolah, diadakan pementasan drama. Pentas drama yang meriah, dengan pemain yang semuanya siswa-siswi disana. Setiap anak mendapat peran, dan memakai kostum sesuai dengan tokoh yang diperankannya. Semuanya tampak serius, sebab Pak Guru akan memberikan hadiah kepada anak yang tampil terbaik dalam pentas. Sementara di depan panggung, semua orangtua murid ikut hadir [...]

Saturday, May 24th, 2008 | Cerita Motivasi, Tips Motivasi

Semangat Berkurban

Belum haji sudah mabrur Sahabat, menyongsong hari raya idul adha, berikut adalah kisah tentang seorang yang bernama Yu Timah. Dia adalah salah seorang penerima Subsidi Langsung Tunai (SLT). Yu Timah adalah penerima SLT yang benar-benar berhak atas subsidi tersebut. Rumah berlantai tanah, anyaman bambu menjadi dinding rumahnya, tak memiliki sumur sendiri. Bahkan status tanah yang [...]

Tuesday, November 1st, 2011 | Cerita Motivasi

Jangan Anggap Enteng Hal yang Remeh

Maling cilik mengatur alur nafas karena capai berlari. Mengamati sebuah mangga di genggamannya,

Perjalanan

Terbang dengan merentang kedua sayap membujur diantara hembusan angin yang menerpa,sesekali mengepak sayap

Berbuat lah kebaikan tanpa mengenal pamrih..

Salam, Saudara ku sekalian yang dicintai sang pencipta alam semesta ini.,Kita patut mensyukuri

Sayap Yang Kerdil

Ini adalah kisah yang dialami oleh sebuah keluarga burung. Si induk menetaskan beberapa

Aku Ingin Anak ku Menirumu

Ketika lahir, anak lelakiku gelap benar kulitnya, Lalu kubilang pada ayahnya: “Subhanallah, dia benar-benar mirip denganmu ya!” Suamiku menjawab: “Bukankah sesuai keinginanmu? Kau yang bilang kalau anak lelaki ingin seperti aku.” Aku mengangguk. Suamiku kembali bekerja seperti biasa. Ketika bayi kecilku berulang tahun pertama, aku mengusulkan perayaannya dengan mengkhatamkan Al Quran di rumah Lalu kubilang [...]

Tuesday, November 8th, 2011 | Cerita Motivasi

Jika Aku Harus

Jika aku harus berenang di laut untuk mendapatkan apa yang aku inginkan, aku akan belajar bagaimana berenang, dan aku akan mengarungi lautan itu. Jika aku harus mendaki gunung tertinggi untuk mendapatkan apa yang aku inginkan, aku akan belajar cara memanjat, dan aku akan memanjat gunung itu. Jika aku harus menyelam samudra terdalam untuk mendapatkan apa [...]

Friday, April 2nd, 2010 | Kata Motivasi

Fed Douglas Terlahir sebagai Budak

Fred Douglas benar-benar memulai hidupnya tanpa apa-apa. Bahkan ia tidak memiliki dirinya sendiri ketika masih dalam kandungan ibunya. Sebagai anak budak belian, ia sudah dijadikan jaminan untuk melunasi hutang majikan orang tuanya. Ia jarang bertemu ibunya kecuali pada malam hari dimana ibunya harus berjalan sejauh dua belas kilometer hanya untuk bertemu anaknya selama satu jam. [...]

Tuesday, November 25th, 2008 | Sosok Motivasi

22-Kalau Bisa Dipersulit Mengapa Dipermudah?

Siapa tidak kenal ungkapan paling populer ini? Simak bagaimana penerapannya secara positif bagi pengembangan diri. Jika Anda pernah berurusan dengan birokrasi swasta maupun pemerintah di Republik ini, Anda pasti tidak asing dengan ungkapan i atas. Itulah ungkapan yang menggambarkan buruknya sikap mental para birokrat yang seharusnya punya kredo melayani publik, namun sebaliknya justru mereka yang [...]

Sunday, January 28th, 2007 | Suara Hati

17 Agustus, HUT Indonesia

Renungan Kemerdekaan Republik Indonesia ======================================== Bila bukan karena ada orang yang mau mendedikasikan hidup mereka, dan terkadang nyawa mereka, Kemerdekaan Indonesia – Indonesia tentu tidak akan seperti yang sekarang ini. Kita bisa menikmati kemerdekaan, karena ada orang yang berjuang dan mati karenanya. Kitajuga bisa menikmati kemajuan pengetahuan, ilmu, dan dan kebijaksanaan setelah kemerdekaan diperoleh juga [...]

Saturday, August 16th, 2008 | Artikel Motivasi, Berita Resensi, Kata Motivasi, Lagu Motivasi