Kacamata Yang Kotor


January 28, 2011 · Filed Under Artikel Motivasi, Cerita Motivasi   by

Suatu ketika ada seorang DPR yang tugas keluar negeri untuk studi banding tentang tata kenegaraan ke suatu negara. Kedudukannya adalah ketua rombongan, sehingga wajar kalau disegani oleh seluruh anggota rombongan. Usianya sudah cukup untuk dikatakan tua. Agak kesulitan jika melihat sesuatu yang ada didekatnya. Oleh karenanya, saat membaca, saat melihat sesuatu yang dekat dibutuhkan alat bantu berupa kacamata.

Semua tugas telah dilaksanakan, tibalah saatnya waktu yang dinanti-nantikan. Yaitu free time yang biasa diisi dengan pergi ketempat wisata dan berbelanja atau sekedar membeli oleh-oleh. Sesuai pesanan keluarga, oleh-oleh kali ini berupa hiasan yang bisa dipasang di dinding, atau di meja ruang keluarga.

Tiap mengunjungi tempat wisata, selalu keluar kata-kata kagum dan pujian. Tentunya hal ini diangguki oleh para pendampingnya. Selesai agenda jalan-jalan, selanjutnya adalah mencari cendera mata.

Kali ini tujuan adalah ke toko penjual cendera mata. Diperhatikannya tiap pernik cendera mata dengan seksama, dan tentunya memakai kacamata ka. Namun ternyata ketua rombongan ini kurang berkenan dengan cendera mata yang dipajang di toko. Perkataan yang keluar hanyalah ungkapan-ungkapan negatif. Ya kotorlah, kurang bagus, warna yang berantakan, dan lain-lain. Terpaksa pindah ke toko lain. Di toko lain pun, tetap sama, hingga akhirnya keluar masuk toko hingga pulang ke Indonesia dengan tidak membawa apa yang dipesankan keluarga.

Sesampainya di rumah, barulah sadar jika kacamata yang ia pakai ternyata kotor. :)
=========
Sahabat Resensi.net, artikel dan cerita kali ini berkaitan dengan persepsi.
Maaf karena memakai kata DPR, bukan bermaksud apa-apa, ini hanya cerita fiktif saja. Jika memang benar, kebetulan saja :).  Yang merasa, silahkan tersinggung :D

Cerita diatas menggambarkan bahwa segala peristiwa dan kejadian dalam kehidupan ini akan terlihat positif ataupun tidak tergantung dari kacamata yang kita pakai. Kacamata yang kita pakai akan membentuk persepsi, yaitu cara pandang berdasarkan pola pikir dan perilaku.

Setiap orang dapat mendeskripsikan situasi atau kejadian secara berbeda berdasarkan penglihatan mereka. Persepsi tersebut akan mempengaruhi pola pikir serta tindakan selanjutnya.

Dr. Wayne Dyer mengatakan, “When you change the way you look at things, the things you look at change. – Ketika Anda mengubah cara pandang terhadap sesuatu, maka apa yang Anda lihat akan berubah.”

Berpikir dan bersikap optimis tentu membantu persepsi Anda lebih jernih, sehingga nampak jelas peluang-peluang baru yang dapat menolong situasi Anda atau memandu Anda menuju sukses dan kebahagiaan.

Pencarian

,,motivasi kacamata kehidupan (90),cerita kotor (55),Kejadian 3: 8-19 (24),kacamata (18),kejadian 3 : 8-19 (12),Kejadian 3 8-19 (10),kacamata yang kotor (9),mendeskripsikan ibu (8),contoh cerita bela negara (6),kehidupan keluarga di indonesia (4),cerita kacamata (4),ungkapan kacamata (3),deskripsi cerita ibu (3),mendeskripsikan tentang ibu (2),deskripsi tentang kacamata kehidupan (2)

    Ingin berlangganan artikel?
    DAFTARKAN EMAIL ANDA DISINI:

    Delivered by FeedBurner

Tanggapan Anda

Berikan tanggapan atas artikel/cerita motivasi di atas. Komentar saran dan kritik Anda merupakan bahan bakar kami untuk menjadi lebih baik. Terima Kasih

8 Tanggapan Pada Artikel/Cerita Kacamata Yang Kotor Diatas

  1. Tanggapan oleh teguh luhuringbudi on February 7th, 2011 4:07 am

    ini adalah awal baruku dalam ranah…………
    semoga nilai guna dan manfaat selalu mengisi seluruh lini kehidupanku dan segenap saudara-saudara di seluruh penjuru bumi.

  2. Tanggapan oleh charlie on February 10th, 2011 8:19 am

    Cerita yang mengajarkan kita melihat sesuatu dan mengenal seseorang lebih detailbaru bisa memutuskan apakah baik tidaknya objek yang kita jumpai

  3. Tanggapan oleh rina on February 19th, 2011 10:21 pm

    menarik jg deh

  4. Tanggapan oleh agus liem on March 7th, 2011 11:59 am

    setuju dengan moral dari cerita tersebut . persepsi adalah segalnya .

  5. Tanggapan oleh Dian on March 7th, 2011 7:37 pm

    Hmmzz,, ternyata melihat dari kacamata yg jernih tuh memang bagus, namun sulit bagi yang belum bisa menjalaninya dengan membersihkan kaca mata tersebut….Tapi, aku akan berusaha mengajak orang lain tuk membersihkannya :)

  6. Tanggapan oleh hamparan kata on April 3rd, 2011 11:59 am

    sangat setuju, artikelnya bagus…

  7. Tanggapan oleh santi on April 6th, 2011 11:12 am

    sama dengan berpikir positif dalam setiap keadaan yang menimpa, kalau kagak salah ya bgitu…

  8. Tanggapan oleh akharisyuli on November 9th, 2011 8:04 am

    Semua memang dari hati yang jernih untuk melihat sesuatu. Sesuatu yang indah, cantik, bagus atau lainnya kalau pikiran lagi keruh pasti akan keruh begitu sebaliknya.
    Satu benda sama akan berbeda pada sudut pandang dimana kita memandang. Bisa cantik bisa buruk. Ini mengingatkan pada saya tentang psikotest.
    Terima kasih atas info yang bagus dan bermanfaat.

Tinggalkan Komentar anda di Kacamata Yang Kotor


Wajib diisi


Harus diisi


Optional


5 + 1 =