Kejujuran | Pelajaran Sederhana dari Ayah


October 19, 2011 · Filed Under Artikel Motivasi, Cerita Motivasi, Sosok Motivasi   by Armand

kejujuran hidupIni pengakuan saya. Nyata dan bukan fiksi.

Saya hanyalah seorang petani desa. Dari kecil telah terbiasa bekerja kasar seperti membajak sawah, menggembala sapi dan mengangkut padi dalam karung goni.
Suatu waktu kami panen dan saya dipercayakan oleh ayah untuk mengantar hasil panen itu ke koperasi unit desa.Puluhan ton telah terbawa ke KUD, tentunya dengan menggunakan kuda pengangkut.
Setiap padi yang telah diangkut ke KUD, ayahku selalu disiplin mencatatnya.
Setiap saya dari KUD, sayapun mendapat catatan dari pegawai KUD.
Sekali waktu catatan pegawai KUD keliru dan sangat menguntungkan buat ayahku. Sayapun bergembira karena ayahku akan mendapatkan uang yang lebih dari harga padi yang sesungguhnya.
Sayapun menemui ayahku dengan perasaan menang atas kesalahan catatan pegawai KUD. Setelah ayahku mengamati baik-baik catatan KUD, ternyata memang keliru.
Saya berpikir ayahku akan senang namun malah menyruhku kembali ke KUD untuk memberitahu bahwa catatan KUD keliru sebab tidak sesuai dengan sesungguhnya.
Ayahku memberiku catatan itu sambil berkata: “Nak. Jangnlah kita membodohi orang dan jangan juga mau dibodohi”.
*****
Maaf, hanya inilah pengalaman hidup saya yang sempat saya bagikan kepada kawan-kawan… Mungkin tak terlalu bermanfaat namun saya merasakan bahwa kisah nyata inilah yang selalu menjadi peganganku dalam keseharianku. Terima kasih

Pencarian

,,cerita inspiratif untuk anak sd (41),motivasi rezeki (21),hikmah dalam kisah (18),cerita anak tentang motivasi (17),Catatan tentang ayah (17),catatan motivasi kehidupan (13),cerita anak bermotivasi (13),cerita tentang rejeki (11),artikel tentang setia kawan (9),cerita motivasi tentang seorang ayah (9),motivasi untuk (8),makalah petani desa (8),artikel tentang teori motivasi (8),cerita hikmah tentang kejujuran (8),tips memotivasi anak (7)

This post was submitted by Armand.

    Ingin berlangganan artikel?
    DAFTARKAN EMAIL ANDA DISINI:

    Delivered by FeedBurner

Tanggapan Anda

Berikan tanggapan atas artikel/cerita motivasi di atas. Komentar saran dan kritik Anda merupakan bahan bakar kami untuk menjadi lebih baik. Terima Kasih

14 Tanggapan Pada Artikel/Cerita Kejujuran | Pelajaran Sederhana dari Ayah Diatas

  1. Tanggapan oleh Armand on October 30th, 2011 7:18 am

    Posted, September, 2011
    Terima kasih atas dimuatnya tulisan sederhani ini dan terima kasih atas komentar kawan-kawan.

  2. Tanggapan oleh Pelajaran Sederhana Seorang Ayah « Bilik Armand on November 7th, 2011 6:49 pm

    […] Tulisan saya ini, pernah dimuat di resensi.net. […]

  3. Tanggapan oleh indah Kurniyah on November 17th, 2011 12:10 pm

    subhanallah…
    tulisannya sederhana namun yg sering diabaikan oleh org2 pada jaman skrg ini…

  4. Tanggapan oleh dhe’Alt on December 2nd, 2011 2:52 pm

    bagus banget kok nasehatnya….

  5. Tanggapan oleh Armand on December 13th, 2011 5:20 pm

    Terima kasih kepada sahabat Indah Kurniyah dan Dhe’Alt
    Yang tekah mengapresiasi tulisan saya.
    Salam dariku:
    Anak petani desa
    yang telah hidup di Kota Makassar..
    —————-
    Catatan:
    Saya senang sekali karena tampilan resensi semakin memesona…

  6. Tanggapan oleh Kumpulan Cerita Motivasi | Artikel Motivasi – Menebus Dosa Di Jalanku.. on December 16th, 2011 7:39 am

    […] rokok itu tidak pernah habis walau teman-temanku banyak. Suatu saat  aku teringat kepada mendiang ayahku yang notabene adalah seorang guru SD yang penyabar, kasih sayang, penuh perhatian pada muridnya, […]

  7. Tanggapan oleh menyesal « semua tentang kisah kita on December 31st, 2011 7:59 pm

    […] rokok itu tidak pernah habis walau teman-temanku banyak. Suatu saat  aku teringat kepada mendiang ayahkuyang notabene adalah seorang guru SD yang penyabar, kasih sayang, penuh perhatian pada muridnya, […]

  8. Tanggapan oleh arief hartawan on January 23rd, 2012 10:05 am

    cerita yang sederhana, namun pesan nya untuk selalu jujur kepada orang walaupun merugikan bagi kita, patut di acungi jempol

  9. Tanggapan oleh Menebus Dosa Di Jalanku.. « bidangpembinaankader on March 17th, 2012 9:04 am

    […] rokok itu tidak pernah habis walau teman-temanku banyak. Suatu saat  aku teringat kepada mendiang ayahku yang notabene adalah seorang guru SD yang penyabar, kasih sayang, penuh perhatian pada muridnya, […]

  10. Tanggapan oleh Kaya motivasi & Islami on March 24th, 2012 9:59 am

    Luar biasa mas, andai saja para pemimpin kita juga punya sifat yang tidak serakah terhdap hal yang bukan hak’ny, maka, akan makmurlah negri ini.
    Tapi, saat kita ingin merubah negri ini, maka mari kita mulai dari hal-hal yang paling kecil, dan kita mulai dari diri kira sendiri.
    Sederhana bukan?? 🙂
    Jangan pernah menyalahkan orang lain, namun salahkan diri segera, dan segera pula berbenah diri.

  11. Tanggapan oleh Hermansyah Nova on March 25th, 2012 9:42 pm

    Mantap sekali ceeritanya bang sederhana tapi ada makna yang terkandung disana zaman sekarang sudah sangat jarang sekali orang yang bisa jujur seperti itu….

  12. Tanggapan oleh Armand on March 30th, 2012 8:36 am

    Terima kasih:
    -arief Hartawan
    -Kaya motivasi & Islami
    -Hermansyah Nova
    Atas segala apresiasinya…
    Salam Anak Desa
    Armand….

  13. Tanggapan oleh eroel on May 2nd, 2012 7:54 pm

    kisah yang harus di teladani bagi calon para pemimpin_

  14. Tanggapan oleh Menebus Dosa Di Jalanku.. | kisah kasih on August 1st, 2012 12:24 pm

    […] rokok itu tidak pernah habis walau teman-temanku banyak. Suatu saat  aku teringat kepada mendiang ayahku yang notabene adalah seorang guru SD yang penyabar, kasih sayang, penuh perhatian pada muridnya, […]

Tinggalkan Komentar anda di Kejujuran | Pelajaran Sederhana dari Ayah


Wajib diisi


Harus diisi


Optional