Kejujuran yang Menyelamatkan Jiwa


August 26, 2008 · Filed Under Artikel Motivasi, Cerita Motivasi, Kata Motivasi   by

Disuatu desa terpencil dipinggiran kota , tinggalah seorang anak laki-laki bersama 6 saudaranya, kehidupan keluarga ini terlihat sangatlah sederhana, orang tuanya hanya seorang buruh tani, kakak dan adiknya semua masih bersekolah sementara ibunya hanya seorang ibu rumah tangga yang hanya mengurusi keluarga. Untuk membantu keuangan keluarganya setiap hari selepas pulang sekolah , ia pergi kepasar untuk berjualan asongan.

Pada suatu hari saat anak ini sedang menjajakan dagangannya, tiba-tiba ia melihat sebuah bungkusan kertas koran yang cukup besar , terjatuh dipinggir jalan, lalu diambilnya bungkusan tersebut, kemudian dibukanya bungkusan itu, namun betapa kaget dan terkejutnya ia, ternyata isi bungkusan tersebut berisi uang dalam nominal besar.

Tampak diraut wajahnya rasa iba dan bukan kegembiraan, ia tampak kebinggungan, karena ia yakin uang ini pasti ada yang memilikinya , pada saat itu juga anak ini langsung berinisiatif untuk mencari sipemilik bungkusan tersebut, sambil mencari-cari sipemiliknya, tiba-tiba seorang ibu dengan ditemani seorang satpam datang dengan berlinang air mata menghampiri anak kecil itu , lalu ibu ini berkata “dek, bungkusan itu milik ibu, isi bungkusan itu adalah uang”.

Uang untuk biaya rumah sakit,karena anak ibu baru saja mengalami kecelakan korban tabrak lari, saat ini anak ibu dalam keadaan kritis dan harus cepat dioperasi karena terjadi pendarahan otak, kalau tidak cepat ditangani ibu khawatir jiwa anak ibu tidak akan tertolong.

Pagi ini ibu baru saja menjual semua harta yang ibu miliki untuk biaya rumah sakit, Ibu sangat membutuhkan uang ini untuk menyelamatkan jiwa anak ibu.

Lalu anak kecil tersebut berkata,” benar bu, aku sedang mencari pemilik bungkusan ini, karena aku yakin pemilik bungkusan ini sangat membutuhkan. “Ini bu !, milik ibu”. setelah itu anak kecil tersebut langsung berlari pulang , sesampai dirumah ia ceritakan semua kejadian yang baru saja dialami kepada Ibu nya.

Lalu ibunya berkata , “ Benar anak ku ! “, kamu tidak boleh mengambil barang milik orang lain, walau pun itu dijalanan , karena barang itu bukan milik kita. Ibu sangat bangga pada mu nak, walau pun kita miskin , namun kamu KAYA dengan KEBAIKAN dan KEJUJURAN.

Untuk apa kita memiliki kekayaan yang melimpah, sementara kita harus mengorbankan nyawa orang lain . “Kamu sungguh anak yang baik nak” , ibu sangat bersyukur mempunyai anak seperti mu.

Hari ini ibu percaya, kamu sudah menyelamatkan satu jiwa melalui kebaikan dan kejujuran mu, kamu harus jaga terus kejujuranmu , karena kejujuran dapat menyelamatkan banyak orang dan kejujuran adalah mata uang yang berlaku dimana-mana . “Apa yang bukan milik kita, pantang untuk kita ambil”.

(“Matamu adalah pelita tubuhmu, Jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu, tetapi jika matamu jahat, gelaplah tubuhmu. Karena itu perhatikanlah supaya terang yang ada padamu jangan menjadi gelap. Jika seluruh tubuhmu terang dan tidak ada bagian yang gelap, maka seluruhnya akan terang, sama seperti apabila pelita menerangi engkau dengan cahayanya.” )

Thomas

Pencarian

,,cerita tentang kejujuran (1860),artikel kejujuran (1345),cerita kejujuran (999),artikel tentang kejujuran (655),cerpen bertema kejujuran (468),cerpen tentang kejujuran (329),cerita anak tentang kejujuran (298),motivasi kejujuran (264),Motivasi jiwa (220),cerita kejujuran siswa (186),cerita motivasi kejujuran (182),cerita motivasi tentang kejujuran (127),makalah kejujuran (114),contoh cerpen kejujuran (103),arti kejujuran (93)

    Ingin berlangganan artikel?
    DAFTARKAN EMAIL ANDA DISINI:

    Delivered by FeedBurner

Tanggapan Anda

Berikan tanggapan atas artikel/cerita motivasi di atas. Komentar saran dan kritik Anda merupakan bahan bakar kami untuk menjadi lebih baik. Terima Kasih

21 Tanggapan Pada Artikel/Cerita Kejujuran yang Menyelamatkan Jiwa Diatas

  1. Tanggapan oleh rey on August 28th, 2008 2:49 am

    Semoga negeri kita semakin banyak orang-orang yang jujur.. mari mulai dari diri sendiri

  2. Tanggapan oleh rizzie on August 29th, 2008 11:34 am

    saya setujuuu sekaleeee..

  3. Tanggapan oleh fero on September 13th, 2008 8:34 am

    betapa negri ini sangat membutuhkan hati seorang anak kecil yang jujur

  4. Tanggapan oleh veky on November 7th, 2008 1:02 pm

    mudah-mudahan di dunia ini orang jujur semakin bertambah banyak…….

    amiiiin….

  5. Tanggapan oleh DesiMariaKristiani on January 6th, 2009 3:48 am

    Anak ini pantas untuk dijadikan contoh dan teladan hidup. Karena mungkin memang kelihatannya sepele, namun kembalikan pada diri kita sendiri apakah kita sanggup untuk melakukan hal yg sama jika kita berada di posisi anak tersebut???
    Jawab dalam hatimu dan renungkan atas apa yg pernah kau lakukan selama kau hidup sampai detik ini.

  6. Tanggapan oleh J4n3 on January 14th, 2009 3:58 pm

    ugh,.. sayangnya ada setan yg memanfaatkan orang jujur saat ini,.. hati-hati kalau ada lembaran cek jatuh di dekat ATM,..

  7. Tanggapan oleh herman on February 7th, 2009 2:49 am

    zaman sekarnag susah mencari orang yang jujur, namn tidak berarti sudah tidak ada lagi, jadi yang penting menurut saya adalah niat baik dari diri kita sendiri, kalopun tnyata niat baik kita disalahgunakan oleh orang yg tidak berhak (karena bukan miliknya) itu semua adalah pertanggung jawabannya terhadap yg diatas, kalo kita semua berpikiran negatif da curiga ya.. jelas gak bakalan bisa berbuat baik untuk orang lain.. ya gak…..

  8. Tanggapan oleh arfan fadli on February 16th, 2009 5:52 am

    i agree with u…

  9. Tanggapan oleh vahrul on April 3rd, 2009 8:51 am

    good, coba para pejabat liat ini pasti mereka merasa malu,

  10. Tanggapan oleh pitri on June 30th, 2009 6:48 am

    yaasik menarik bg org2 yg mrasa ky jgn ky rt tp ht jg agr org bnyk mau jd tmn kt………..

  11. Tanggapan oleh ronny on October 14th, 2009 9:12 am

    nice story … and inspiring

  12. Tanggapan oleh ryns on November 11th, 2009 5:20 am

    cerita dan tulisan kita terkadang inspirasi dan motivasi untuk orang lain. jangan menyerah!

  13. Tanggapan oleh Anonymous on January 20th, 2010 10:16 pm

    . S7 b9d d9n anak itU . kejujuran em9 harta yG mahal . :)

  14. Tanggapan oleh delano9 on April 21st, 2010 9:28 pm

    nice story….like true story…^^,

  15. Tanggapan oleh olla on June 11th, 2010 11:42 am

    ea benr bgt

  16. Tanggapan oleh olla on June 11th, 2010 11:44 am

    ea bnr bgt

  17. Tanggapan oleh Sunah on July 11th, 2010 3:32 pm

    Belajarlah dari ksah ini.betapa jujurnya perbuatan nya.ayo kita mulai jujur pd dri kita.

  18. Tanggapan oleh fryta on February 8th, 2011 4:25 pm

    masih ada ga ya??
    orang kayak gitu??

  19. Tanggapan oleh Rohmad on November 25th, 2011 7:07 am

    Jujur menarik/membawa rezqi, khiyanat menarik ke kefakiran.
    “Al amaanatu tajlibu rizqo “

  20. Tanggapan oleh indra on April 29th, 2012 8:00 pm

    cerita yang bagus baik untuk dicontoh

  21. Tanggapan oleh Hasri on June 12th, 2012 8:36 am

    Mencari anak yang / orang baik terlalu banyak…
    tetapi mencari anak / orang yang baik N sholeh susah,,,,
    mudah2an ada di indonesia,..
    amiin…

Tinggalkan Komentar anda di Kejujuran yang Menyelamatkan Jiwa


Wajib diisi


Harus diisi


Optional


9 + = 14