Kisah Juraij: Aku Terkena Kalimat Ibuku


March 4, 2017 · Filed Under Cerita Motivasi, Sosok Motivasi   by

Shahabat Abu Hurairah berkata: Aku mendengar Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda, “Tidak ada yang bicara saat masih bayi dalam buaian kecuali Isa putra Maryam dan bayi dalam kisah Juraij.”

Ada yang bertanya: Ya Nabiyallah, bagaimana cerita bayi dalam kisah Juraij?

Dan inilah kisah Juraij itu:

Juraij adalah seorang rahib yang ahli ibadah di tempat ibadahnya. Sementara di bawah tempat ibadahnya itu terdapat seorang penggembala sapi yang tinggal di sana. Dan ada seorang wanita yang tinggal di desa itu sering mendatangi sang penggembala sapi.Suatu hari ibunya Juraij datang dan Juraij sedang shalat.

Ibunya memanggil: Hai Juraij! Juraij yang sedang shalat berkata dalam hati: Ibuku atau shalatku…

Akhirnya Juraij memilih untuk melanjutkan shalatnya. Ibunya berteriak untuk kedua kalinya: Hai Juraij!
Juraij berkata lagi dalam hatinya: Ibuku atau shalatku. Juraij kembali memilih untuk melanjutkan shalatnya di bandingkan memenuhi panggilan ibunya.

Ibunya berteriak lagi untuk ketiga kalinya: Hai Juraij! Lagi-lagi Juraij berkata dalam hatinya: Ibuku atau shalatku…
Juraij akhirnya memilih untuk meneruskan shalatnya dan tidak memenuhi panggilan ibunya.

Ibunya kemudian berkata: Allah tidak mematikanmu Hai Juraij, sampai kamu melihat wajah para pelacur! Kemudian ibunya pergi.

Pada suatu saat, tersebarlah berita di tempat Juraij tinggal adanya seorang wanita yang melahirkan padahal dia belum mempunyai suami.Penguasa daerah itu meminta kepada pengawalnya wanita tersebut didatangkan. Saat wanita itu telah didatangkan, terjadilah dialog antara penguasa dan wanita.
Sang penguasa bertanya: Siapa ayahnya? Wanita itu menjawab: Juraij. Penguasa bertanya lagi: Orang yang ahli ibadah itu? Wanita mengiyakan: Ya!

Penguasa itu kemudian memerintahkan pasukannya: Hancurkan tempat ibadah Juraij dan tangkap dia, bawa kepadaku!  Pasukan itu pun pergi. Sesampainya di tempat Juraij, mereka langsung menghancurkan tempat ibadah Juraij dengan kampak-kampak mereka. Hingga robohlah tempat ibadah tersebut. Kemudian mereka mengikat tangan Juraij diikatkan di belakang tengkuknya.

Dalam perjalanan dibawa menuju sang penguasa, Juraij melewati para pelacur. Saat Juraij melihat mereka, dia tersenyum. Sesampainya di tempat penguasa, Juraij ditanya: Kamu tahu apa yang dikatakan wanita ini?
Juraij bertanya: Apa yang dikatakan wanita ini? Penguasa berkata: Wanita ini berkata bahwa ayah dari anaknya adalah kamu. Juraij kemudian bertanya kepada wanita itu: Kamu berkata seperti itu? Wanita itu menjawab: Ya

Juraij bertanya: Mana anak yang kamu maksud? Orang-orang yang ada di tempat itu berkata: Itu yang sedang digendong. Juraij mendekat ke bayi itu dan bertanya kepada bayi: Siapa bapakmu? Bayi itu dengan ajaib ternyata bisa menjawab: Penggembala sapi!

Sang penguasa menyesal atas tindakan salahnya merobohkan tempat ibadah Juraij yang terbukti tidak bersalah. Dia berkata kepada Juraij: Apakah kamu ingin kami membangun tempat ibadahmu dari emas? Juraij berkata: Tidak
Penguasa: Dari perak? Juraij: Tidak

Penguasa: Kalau gitu kami harus membangunnya seperti apa? Juraij: Bangunlah tempat ibadahku seperti semula.
Penguasa bertanya kembali: Tetapi apa yang membuatmu tersenyum saat di jalan menuju ke sini? Juraij menjawab: Itu hal yang sudah aku ketahui pasti terjadi. Aku terkena kalimat ibuku.

Kemudian Juraij mengisahkan kepada sang penguasa, peristiwa yang menyebabkan keluarnya kalimat sang ibu.

Pencarian

,,sosok memotivasi (2),cerita sek anak dan ibu sange (1),kata anak sekolah nakal di kelas (1),pengorbanan seorang ayah kerja di proyek (1)

    Ingin berlangganan artikel?
    DAFTARKAN EMAIL ANDA DISINI:

    Delivered by FeedBurner

Tanggapan Anda

Berikan tanggapan atas artikel/cerita motivasi di atas. Komentar saran dan kritik Anda merupakan bahan bakar kami untuk menjadi lebih baik. Terima Kasih

Tinggalkan Komentar anda di Kisah Juraij: Aku Terkena Kalimat Ibuku


Wajib diisi


Harus diisi


Optional