Menuju Kemakmuran Selanjutnya


December 26, 2010 · Filed Under Artikel Motivasi, Tips Motivasi   by

Memang sangat menyedihkan bila mendengar tentang nasib orang yang menyerah di tengah jalan – karena tidak tahan terhadap tantangan.  Namun ada hal yang lebih tragis, yaitu orang yang menyerah – justru setelah memenangkan pertarungan.

Saat kemakmuran tiba – hendaknya jangan hal itu menjadikan anda lemah.  Nikmati datangnya setiap hari, baik dalam susah maupun senang.  Jadikan setiap bagian hidup anda berarti.  Dan untuk itu anda harus tetap bertekun.  Sekalipun dalam keadaan berkecukupan.

Apakah anda yakin dapat mencapai keadaan dimana anda tidak perlu lagi pergi kerja…?  Tentu saja, sangat menyenangkan bila anda tidak perlu lagi menunggu-nunggu tanggal gajian.  Tetapi hal itu seharusnya tidak mengubah anda untuk TETAP membuat perubahan dalam hidup.  Hidup anda menjadi berarti – bukan dengan cara melarikan diri dari tantangan dan tanggung jawab, melainkan dari membuat tantangan yang lebih besar dan lebih berarti.

Jangan jadikan kemakmuran sebagai alasan untuk menyerah atau berleha-leha – melainkan gunakan hal itu sebagai pijakan untuk mencapai hal yang lebih tinggi.  Tantang diri anda.  Tetaplah sibuk – bekerja dan berusaha.  Buat perbedaan.  Karena anda tidak ingin kalah setelah menang.

Dari Milist Sarapan

Pencarian

,,aRTIKEL KEMAKMURAN (4),motivasi kemakmuran (3),tindakan yang menciptakan kemakmuran (2),artikel kehidupan menuju kemakmuran (1),share2friends net (1),propesi kemakmuran (1),motivasi tuk kemakmuran (1),menuju kemakmuran selanjutnya (1),Menuju kemakmuran (1),Tips menuju kemakmuran (1)

    Ingin berlangganan artikel?
    DAFTARKAN EMAIL ANDA DISINI:

    Delivered by FeedBurner

Tanggapan Anda

Berikan tanggapan atas artikel/cerita motivasi di atas. Komentar saran dan kritik Anda merupakan bahan bakar kami untuk menjadi lebih baik. Terima Kasih

5 Tanggapan Pada Artikel/Cerita Menuju Kemakmuran Selanjutnya Diatas

  1. Tanggapan oleh hilmi on December 27th, 2010 10:19 am

    sangat bermanfaat, terima kasih

  2. Tanggapan oleh ima on January 24th, 2011 12:45 pm

    mantap,,,,,,,
    thank’s y…………

  3. Tanggapan oleh Pikiran: Apakah Kalian Tidak Memperhatikan? | share2friends.net on January 12th, 2012 12:10 pm

    […] dalam kehidupan kita sehari-sehari, baik kesedihan, kebahagiaan, gelisah, ketenangan, kemiskinan, kemakmuran, dan beragam dinamika hidup lainya, adalah berasal dari dalam diri kita, yaitu pikiran yang diikat […]

  4. Tanggapan oleh Apakah kalian tidak memperhatikan | Anak Urang Pasie on March 27th, 2012 10:02 pm

    […] dalam kehidupan kita sehari-sehari, baik kesedihan, kebahagiaan, gelisah, ketenangan, kemiskinan, kemakmuran, dan beragam dinamika hidup lainya, adalah berasal dari dalam diri kita, yaitu pikiran yang diikat […]

  5. Tanggapan oleh Pikiran: Apakah Kalian Tidak Memperhatikan? « shodikinkin on May 4th, 2012 2:22 pm

    […] dalam kehidupan kita sehari-sehari, baik kesedihan, kebahagiaan, gelisah, ketenangan, kemiskinan, kemakmuran, dan beragam dinamika hidup lainya, adalah berasal dari dalam diri kita, yaitu pikiran yang diikat […]

Tinggalkan Komentar anda di Menuju Kemakmuran Selanjutnya


Wajib diisi


Harus diisi


Optional