Ikhlas untuk Memaafkan

June 19, 2011 · Filed Under Artikel Motivasi, Cerita Motivasi, Kata Motivasi · by · 2 Comments 

Ikhlas memaafkan kesalahan  orang lain adalah suatu perbuatan yang tidak mudah, apalagi jika kesalahan yang dibuatnya adalah suatu kesengajaan untuk menyakiti hati kita. Tapi percayalah keikhlasan kita memaafkan orang yang berbuat salah pada kita akan membuat kita lebih tenang dalam menjalani kehidupan ini.
Sembilan tahun yang lalu aku adalah seorang ibu muda yang masih belajar untuk mengendalikan emosi dalam menjalani hidup berumah tangga. Aku dikaruniai seorang putri. Kami tinggal disalah satu kompleks perumahan yang rata2 dihuni oleh pasangan muda yang masing2 juga punya anak yang sebaya.

Mungkin ada saja orang yang selalu merasa lebih kaya, lebih alim, dan lebih pintar dari kita. Aku adalah orang yang bisa dibilang disepelekan oleh salah satu tetangga. Sering tahu2 diam dan nggak mau menyapa tanpa tahu aku salah apa, dan anakku selalu menangis jika bermain dan disitu ada anaknya dia.
Read more Ikhlas untuk Memaafkan >>

Perjalanan

June 17, 2011 · Filed Under Puisi · by · Comment 

motivasi kehidupanTerbang dengan merentang kedua sayap membujur diantara hembusan angin yang menerpa,sesekali mengepak sayap memacu bersama tiupan angin, melayang-layang di bentangan alam. Bulu-bulunya begitu halus,sehalus kain sutra, seindah bintang di langit yang memancarkan kemilauan cahaya. Kepakan sayapnya membelah rintangan yang menghadangnya, mengarungi lautan kebebasan, melesat laksana anak panah yang terlepas dari busur, melintasi jazirah alam. Sayap kanan di sanggga oleh tulang-tulang dilapisi kulit yang indah sehingga di gelari Keagungan, sedangkan sayap kiri ikut menopang untuk menjaga keseimbangan dan diberi nama Kebenaran

Membongkar sendi-sendi yang telah diletakan
Perjalanan telah menghantar
Ke depan pintu pengertian
Putaran bumi yang diikuti
Menuntun ke tempat bersarangnya pengetahuan
Yang telah dibalut
dengan lapisan tipis
Yang terukir pada dinding
Dan terpahatkan pada tembok
Dan menjadi mahkota di kepala
Tempat terang terbenam
Belum cukup menjadi persinggahan
Tetesan embun pagi belum cukup mengenyangkan
Liang yang di gali menjadi tempat menimbun
Read more Perjalanan >>

This post was submitted by hary kartono.

Pemenang Dalam Diri

June 7, 2011 · Filed Under Cerita Motivasi, Pengembangan Diri · by · 3 Comments 

Sore hari di tengah telaga, ada dua orang yang sedang memancing. Mereka adalah ayah dan anak yang sedang menghabiskan waktu mereka disana. Dengan perahu kecil, mereka sibuk mengatur pancing dan umpan.  Air telaga bergoyang perlahan dan membentuk riak-riak kecil di air. Gelombangnya mengalun menuju tepian, menyentuh sayap-sayap angsa yang sedang berjalan beriringan. Suasana begitu tenang, hingga terdengar sebuah percakapan.

“Ayah.”
“Hmm..ya..” Sang ayah menjawab pelan. Matanya tetap tertuju pada ujung kailnya yang terjulur.  “Tadi malam ini,aku bermimpi aneh.  Dalam mimpiku, ada dua ekor singa yang sedang berkelahi. Gigi-gigi mereka, terlihat runcing dan tajam. Keduanya sibuk  mencakar dan menggeram, saling ingin menerkam. Mereka tampak ingin saling menjatuhkan.” ucap sang anak.

Read more Pemenang Dalam Diri >>

Kemauan dan Keyakinan

May 29, 2011 · Filed Under Artikel Motivasi, Suara Hati · by · 1 Comment 

“ KEMAUAN DAN KEYAKINAN “

Bersyukurlah kalian atas apa yang telah diberikan Allah SWT kepada kalian . Karena tidak setiap orang dapat merasakan nikmat memiliki kelengkapan tubuh seperti kalian . Namun ingatlah , besok , lusa atau satu detik dari sekarang Allah SWT dapat mencabut salah satu nikmat itu . Oleh karena itu , gunakanlah nikmat tersebut untuk hal – hal yang bermanfaat , tentunya untuk kebaikan terhadap sesama . Tapi , janganlah kalian berputus asa atas apa yang telah di berikan Allah SWT kepada kalian , karena yang pasti Allah maha tahu apa yang terbaik untuk kita . ?
Pada cerita kali ini saya terinspirasi dari saudara kita yang kurang beruntung , namun saya sangat kagum kepada mereka . Karena belum tentu kita yang sempurna ini dapat melakukan hal seperti apa yang mereka lakukan . Cobalah renungi sejenak , apabila satu hari saja kedua mata kita ini ditutup , begitu banyak hal yang mudah dilakukan akan terasa sangat sulit .
Read more Kemauan dan Keyakinan >>

This post was submitted by Muhamad Irfan.

Eksistensi Tuhan melalui Briptu Norman Kamaru

May 28, 2011 · Filed Under Artikel Motivasi · by · Comment 

EKSISTENSI TUHAN MELALUI BRIPTU NORMAN KAMARU

Akhir-akhir ini, negeri ini dihebohkan dengan kehadiran seorang Briptu Norman KamaruNorman Kamaru, yang mampu “menghipnotis” seluruh negeri ini. Sebelum terkenal lewat aksinya mendendangkan lagu Chaiyya-Chaiyya secara lips sing, yang diunggah ke situs youtube, dia hanya seorang anggota Polisi gorontalo yang berpangkat Briptu, yang tidak terkenal. Jangankan seluruh negeri, mungkin Polisi se-Gorontalopun tidak mengenalnya. Namun dalam tulisan ini saya tidak akan mengupas/membahas dari prospektif yang sama dengan pembicaraan orang-orang, namun dari sisi yang berbeda.
Sebuah teori mengatakan bahwa “Keberhasilan diraih hanya melalui usaha dan jerih payah yang tidak kenal menyerah. Atau “semakin besar usaha dan upaya yang kita lakukan untuk meraih keberhasilan, akan semakin besar pula kesuksesan yang akan kita capai”. Atau “keberhasilan ditentukan oleh perencanaan dan persiapan yang matang”, dan teori-teori yang lainnya yang kesemuanya itu didasarkan atas “empiris” semata. Lantas bagaimana halnya dengan seorang Briptu Norman Kamaru ? yang meroket dengan mengabaikan teori tersebut, seolah-olah menggugurkan teori-teori yang telah ada, kenapa….. ? coba simak perjalanan Briptu Norman Kamaru, dia hanya merekam aksinya dengan menggunakan HP pada saat dia piket/jaga. Setelah itu….. Boom, seluruh negeri ini jadi mengenalnya, mengelu-elukannya, mengharapkan kehadirannya dan kocekpun mengalir dengan deras ke kantongnya.
Read more Eksistensi Tuhan melalui Briptu Norman Kamaru >>

This post was submitted by iwan sukmana.

Mengendalikan Amarah Dalam Jiwa

Dulu, aku orang yang bersifat pemarah. Aku tidak bisa meredam amarahku setiap hari. Ayahku menyadari hal ini.

Untuk mengurangi rasa amarahku, Ayahku memberikan sekantong paku dan mengatakan kepadaku agar aku memakukan paku itu ke pagar di belakang rumah tiap kali aku marah.

Hari pertama aku bisa memakukan 48 paku ke pagar belakang rumah. Namun secara bertahap jumlah itu berkurang. Aku menyadari bahwa lebih mudah menahan amarah ketimbang memaku paku ke pagar. Akihrnya aku bisa menahan dan mengendalikan amarah ku yang selama ini telah memburuku. Aku memberitakukan hal ini kepada Ayahku.
Read more Mengendalikan Amarah Dalam Jiwa >>

This post was submitted by Deny Arya Wiranata.

Aku Sada Impian Ini Tak Akan Berlaku Selamanya

May 21, 2011 · Filed Under Artikel Motivasi, Cerita Motivasi · by mutiara amaly · Comment 

20 tahun lalu, Ibu sedang sakit payah. Sekejap lagi, sebelum azan asar berkumandang, ibu memanggil emaknya, berpesan agar emaknya dan ayah menolong menjaga anak-anaknya yang sedang tidur di depan mata. Selesai ibu minta ampun dari mak, berkirim salam untuk suami tercinta, ibu letakkan kedua tangannya di atas perut, lalu mengucapkan kalimah syahadah sebelum menutup mata buat selama-lamanya dengan kepergian yang diiringi azan.
***
Kau beritahu aku kenapa aku tak boleh merinduinya sedangkan malam itu aku melihat sendiri ibu terbujur kaku, diyasinkan, dimandikan, dikafankan, disholatkan, dan ditanamkan keesokan harinya dengan iringan tangisan?
Abang yang sungguh-sungguh maukan kafan ibu dibuka supaya ibu akan bangun dan hidup lagi, mengampunkan dosa-dosanya, berjanji taat dan tidak melawan kata-kata ibu dan akan menolong ibu mencuci piring, menjemur pakaian dan menjaga adik-adik setiap kali pulang dari sekolah. Aku tak terfikir ibu tak akan kembali. Benar aku tahu ibu sudah mati, tetapi apalah yang mampu aku panjangkan lagi fikiran ini sebagai kanak-kanak perempuan 5 tahun ketika itu?

Hanya setelah menginjak ke alam remaja baru aku sadar ibu memang sudah tidak ada lagi dalam dunia ini untuk diajak bersama bersuka ria mendapat kelulusan dalam ujian, sakit perih hidup sendiri tanpa bimbingan dan perhatian dan limpahan kasih ibu tersayang. Tapi tangisan ini sudah sangat terlewat. Ibu sudah pergi. Ibu tak akan kembali lagi ke dunia ini. Dan entah bila kami sekeluarga akan berjumpa, memang aku sadar impian ini selama-lamanya tak akan pernah berlaku.
Read more Aku Sada Impian Ini Tak Akan Berlaku Selamanya >>

This post was submitted by mutiara amaly.


15 dari 49« Awal...5...12131415161718...253035...Akhir »