Pematung Raja


June 21, 2008 · Filed Under Cerita Motivasi   by

Patung motivasi Suatu ketika, hiduplah seorang pematung. Pematung ini, bekerja pada seorang raja
yang masyhur dengan tanah kekuasaannya. Wilayah pemerintahannya sangatlah luas.
Hal itu membuat siapapun yang mengenalnya, menaruh hormat pada raja ini.

Sang pematung, sudah lama sekali bekerja pada raja ini. Tugasnya adalah membuat
patung-patung yang diletakkan menghiasi taman-taman istana. Pahatannya indah,
karena itulah, ia menjadi kepercayaan raja itu sejak lama. Ada banyak raja-raja
sahabat yang mengagumi keindahan pahatannya saat mengunjungi taman istana.

Suatu hari, sang raja mempunyai rencana besar. Baginda ingin membuat patung dari
seluruh keluarga dan pembantu-pembantu terbaiknya. Jumlahnya cukup banyak, ada
100 buah. Patung-patung keluarga raja akan di letakkan di tengah taman istana,
sementara patung prajurit dan pembantunya akan di letakkan di sekeliling taman.
Baginda ingin, patung prajurit itu tampak sedang melindungi dirinya.

Sang pematung pun mulai bekerja keras, siang dan malam. Beberapa bulan kemudian,
tugas itu hampir selesai. Sang Raja kemudian datang memeriksa tugas yang di
perintahkannya. “Bagus. Bagus sekali, ujar sang Raja. “Sebelum aku lupa, buatlah
juga patung dirimu sendiri, untuk melengkapi monumen ini.”

Mendengar perintah itu, pematung ini pun mulai bekerja kembali. Setelah beberapa
lama, ia pun selesai membuat patung dirinya sendiri. Namun sayang, pahatannya
tak halus. Sisi-sisinya pun kasar tampak tak dipoles dengan rapi. Ia berpikir,
untuk apa membuat patung yang bagus, kalau hanya untuk di letakkan di luar
taman. “Patung itu akan lebih sering terkena hujan dan panas,” ucapnya dalam
hati, pasti, akan cepat rusak.”

Waktu yang dimintapun telah usai. Sang raja kembali datang, untuk melihat
pekerjaan pematung. Ia pun puas. Namun, ada satu hal kecil yang menarik
perhatiannya. “Mengapa patung dirimu tak sehalus patung diriku? Padahal, aku
ingin sekali meletakkan patung dirimu di dekat patungku. Kalau ini yang terjadi,
tentu aku akan membatalkannya, dan menempatkan mu bersama patung prajurit yang
lain di depan sana.”

Menyesal dengan perrbuatannya, sang pematung hanya bisa pasrah. Patung dirinya,
hanya bisa hadir di depan, terkena panas dan hujan, seperti harapan yang
dimilikinya.

***

Teman, seperti apakah kita menghargai diri sendiri? Seperti apakah kita
bercermin pada diri kita? Bagaimanakah kita menempatkan kebanggaan atas diri
kita? Ada kalanya memang, ada orang-orang yang selalu pesimis dengan dirinya
sendiri. Mereka, kerap memandang rendah kemuliaan yang mereka miliki.

Namun, apakah kita mau dimasukkan ke dalam bagian itu. Saya percaya, tak banyak
orang yang menghendaki dirinya mau dimasukkan sebagai orang yang pesimis. Kita
akan lebih suka menjadi orang yang bernilai lebih. Sebab, Allah pun menciptakan
kita tak dengan cara yang main-main. Allah menciptakan kita dengan kemuliaan
mahluk yang sempurna.

Dan teman, sesungguhnya, kita sedang memahat patung diri kita saat ini. Tapi
patung seperti apakah yang sedang kita buat? Patung yang kasar, yang tak halus
pahatannya, ataukah patung yang indah, yang memancarkan kemuliaan-Nya? Patung
yang bernilai mahal, yang menjadi hiasan terindah, atau patung yang berharga
murah yang tak layak diletakkan di tempat utama?

Memang, tak ada yang tahu akan ditempatkan dimana patung-patung diri kita kelak.
Karena hanya Allah lah Maha Tahu. Karenanya, bentuklah patung-patung itu dengan
indah. Pahatlah dengan halus, agar kita bisa ditempatkan di tempat yang terbaik,
di sisi-Nya. Poleslah setiap sisinya dengan kearifan budi, dan kebijakan hati,
agar memancarkan keindahan. Susuri setiap lekuknya dengan kesabaran, dan
keikhlasan.

Pahatan yang kita torehkan saat ini, akan menentukan tempat kita di akhirat
kelak. Bentuklah “patung” diri Anda dengan indah!

Pencarian

,,puisi pematung (5),Cerita motivasi hidup lebih baik (4),cerita motivasi patung (3),ngewe lewat ml (2),artikel tantangan dan gembala pengusaha (1),motivasi kebanggaan (1),patung patung untuk taman (1),pematung dan raja (1),pematung raja (1),vidio raja suka ngewe (1),kumpulan seorang pematung (1),kumpulan pematung (1),kumpulan para pematung di jakarta (1),kisah raja dan pematung (1),kisah motivasi pematung (1)

    Ingin berlangganan artikel?
    DAFTARKAN EMAIL ANDA DISINI:

    Delivered by FeedBurner

Tanggapan Anda

Berikan tanggapan atas artikel/cerita motivasi di atas. Komentar saran dan kritik Anda merupakan bahan bakar kami untuk menjadi lebih baik. Terima Kasih

16 Tanggapan Pada Artikel/Cerita Pematung Raja Diatas

  1. Tanggapan oleh Heru Yugo on June 22nd, 2008 2:15 am

    Tulisan / Artikel yang bagus..:) salam kenal

  2. Tanggapan oleh Resensinet on June 22nd, 2008 10:39 am

    Salam kenal juga Heru Yugo.
    Selamat datang di situs kami

  3. Tanggapan oleh Ciafeng on June 29th, 2008 8:21 am

    Saya sangat menyukai artikel maupun cerita diwebsite ini. Jika anda berkenan mohon kirimkan cerita motivasi maupun cerita lainnya ke email saya,
    Kadang – kadang kita sangat perlu cerita seperti ini untuk tetap memompa semangat kita agar tidak down dalam menghadapi persaingan yang demikian berat.

    Salam kenal dari saya
    Terima kasih

  4. Tanggapan oleh Resensi.net on June 30th, 2008 3:30 am

    Ciafeng: terimakasih atas kunjungannya..
    kunjungilah situs ini secara berkala. agar tetap terus semangat :)

  5. Tanggapan oleh sumarah on July 20th, 2008 1:03 pm

    saya sangat terkesan dengan cerita motivasi seperti ini. kalo bisa di buat dalam satu buku digital yang lengkap.jadi kita lebih mudah mencari dan mempunyai referensi yang lengkap.
    terima kasih atas motivasinya.

  6. Tanggapan oleh courage community on July 30th, 2008 4:24 am

    nice story..

    Saya sangat suka membaca artikel2 spt ini..
    karena menurut saya lebih mudah memberikan sesuatu nasehat yang baik melalui cerita2 sperti ini..

    Thank’s..^_^

  7. Tanggapan oleh rara on August 1st, 2008 8:27 am

    thankyu bgt atas kiriman2 artikelnya
    sangat membantu buat memotivasi diri
    pokoke TOP BGT…

  8. Tanggapan oleh Citra on October 17th, 2008 8:20 am

    Saya sangat suka membaca artikel-artikel seperti ini.Melalui artikel ini saya dapat memotivasi diri n dapat menumbuhkan kepercayaan diri.
    Kalau boleh,tolong kirimkan artikel-artikel seperti ini ke Email saya.

    Makasih.

  9. Tanggapan oleh ronie on October 26th, 2008 11:36 pm

    dear resensi.net
    nice to read a good stoties, i hope the stories could be sent to my e mail. thank a lot for resensi net.

  10. Tanggapan oleh abieb on March 19th, 2009 1:03 pm

    artikel yang memiliki magnet tersendiri bagi pembacanya..

  11. Tanggapan oleh MENIK on April 19th, 2009 10:55 am

    wel, ada banyak yang bisa diambil dari cerita ini, semoga hal itu dapat membantu kita lebih bisa”memahat” patung diri kita seindah mungkin

  12. Tanggapan oleh How to Start A Blog on November 14th, 2010 11:01 pm

    This post was very nicely composed, and it also includes many helpful details. I valued your professional manner of writing this post. You’ve made it is easy for me to understand.

  13. Tanggapan oleh Ester on January 7th, 2011 12:26 pm

    Luar Biasa,..
    mambuat saya tmbh semangat!!

    Thx. :)

  14. Tanggapan oleh adit3005 on March 4th, 2011 7:30 pm

    Terharu..terpana..termotivasi. Cuma itu yg bisa saya ungkapkan dari cerita ini. :)

  15. Tanggapan oleh Armand on October 30th, 2011 10:06 pm

    Incredible

  16. Tanggapan oleh Istri Yang Setia | share2friends.tk on January 4th, 2012 10:06 am

    [...] Sang Raja mengutus putrinya untuk mencari sendiri calon suaminya. Sang Dewi bernama Suciati dengan gembira menyetujui permintaan ayahndanya. Menyamar sebagai orang biasa Dewi Suciati berdagang makanan dipasar tempat ayahnya memerintah. dalam beberapa saat ditemuilah seorang pemuda yang berjualan kayu bakar bernama Setiawan. Dalam perkenalan ini timbulah rasa cinta diantara keduanya. [...]

Tinggalkan Komentar anda di Pematung Raja


Wajib diisi


Harus diisi


Optional


+ 3 = 7