Perangkap Monyet


July 17, 2008 · Filed Under Artikel Motivasi, Cerita Motivasi, Tips Motivasi   by

Perangkat monyet pembawa motivasiSahabat, saya pernah membaca suatu hal yang menarik tentang perangkap. Suatu sistem yang unik, telah dipakai di hutan-hutan Afrika untuk menangkap monyet yang ada disana. Sistem itu memungkinkan untuk menangkap monyet dalam keadaan hidup, tak cedera, agar bisa dijadikan hewan percobaan atau binatang sirkus di Amerika.

Caranya sangat manusiawi (*umm…atau mungkin hewani kali ye..hehehe*). Sang pemburu monyet, akan menggunakan sebuah toples berleher panjang dan sempit, dan menanamnya di tanah. Toples kaca yang berat itu berisi kacang, ditambah dengan aroma yang kuat dari bahan-bahan yang disukai monyet-monyet Afrika. Mereka meletakkannya di sore hari, dan mengikat/menanam toples itu erat-erat ke dalam tanah. Keesokan harinya, mereka akan menemukan beberapa monyet yang terperangkap, dengan tangan yang terjulur, dalam setiap botol yang dijadikan jebakan.

Tentu, kita tahu mengapa ini terjadi. Monyet-monyet itu tak melepaskan tangannya sebelum mendapatkan kacang-kacang yang menjadi jebakan. Mereka tertarik pada aroma yang keluar dari setiap toples, lalu mengamati, menjulurkan tangan, dan terjebak. Monyet itu, tak akan dapat terlepas dari toples, sebelum ia melepaskan kacang yang di gengamnya. Selama ia tetap mempertahankan kacang-kacang itu, selama itu pula ia terjebak. Toples itu terlalu berat untuk diangkat, sebab tertanam di tanah. Monyet tak akan dapat pergi kemana-mana.

Sahabat, kita mungkin tertawa dengan tingkah monyet itu. Kita bisa jadi terbahak saat melihat kebodohan monyet yang terperangkap dalam toples. Tapi, mungkin, sesungguhnya, kita sedang menertawakan diri kita sendiri. Betapa sering, kita mengengam setiap permasalahan yang kita miliki, layaknya monyet yang mengenggam kacang. Kita sering mendendam, tak mudah memberikan maaf, tak mudah melepaskan maaf, memendam setiap amarah dalam dada, seakan tak mau melepaskan selamanya.

Seringkali, kita, yang bodoh ini, membawa “toples-toples” itu kemana pun kita pergi. Dengan beban yang berat, kita berusaha untuk terus berjalan. Tanpa sadar, kita sebenarnya sedang terperangkap dengan persoalan pribadi yang kita alami.

Sahabat, bukankah lebih mudah jika kita melepaskan setiap masalah yang lalu, dan menatap hari esok dengan lebih cerah? Bukankah lebih menyenangkan, untuk memberikan maaf bagi setiap orang yang pernah berbuat salah kepada kita? Karena, kita pun bisa jadi juga bisa berbuat kesalahan yang sama. Bukankah lebih terasa nyaman, saat kita membagikan setiap masalah kepada orang lain, kepada sahabat, agar di cari penyelesaiannya, daripada terus dipendam?

Pencarian

,,perangkap monyet (42),cerita jebakan (21),monyet monyet terbaru (17),cerita motivasi monyet (15),jebakan monyet (11),perangkap (10),gambar perangkap monyet (6),jebak monyet (6),perangkap kera (5),cerita monyet motivasi (5),cerita monyet (5),kumpulan cerita tentang monyet (4),sirkus monyet (3),cerita2 lucu (3),cerita perangkap untuk monyet (3)

    Ingin berlangganan artikel?
    DAFTARKAN EMAIL ANDA DISINI:

    Delivered by FeedBurner

Tanggapan Anda

Berikan tanggapan atas artikel/cerita motivasi di atas. Komentar saran dan kritik Anda merupakan bahan bakar kami untuk menjadi lebih baik. Terima Kasih

10 Tanggapan Pada Artikel/Cerita Perangkap Monyet Diatas

  1. Tanggapan oleh erfien on September 23rd, 2008 9:20 pm

    sering kali kita tidak mau melepaskan, padahal itu mencelakakan kita…trims cerita menarik

  2. Tanggapan oleh R4LpH on October 1st, 2008 12:59 pm

    mmm jd bgtu,prmslahan dlm prmaafan itu brda pd ktdkmauan kita mlepaskan dendam,,bagaemana dg ketidakmampuan?Ap mungkin prmslhan dlm prmaafan itu ad pd ktdakmmpuan kita mlpaskan dendam…

  3. Tanggapan oleh J4n3 on January 14th, 2009 4:06 pm

    betul,.. benci boleh saja,.. tapi bukan benci pada orang yg buat kesalahan pd kita, tapi benci pada diri sendiri dan meminta diri kita belajar dari kebodohan kita

  4. Tanggapan oleh Lily on June 23rd, 2009 2:44 pm

    Ha ha ha emang benar kita kadang memiliki hati yang terlalu sempit, great story….

  5. Tanggapan oleh prasaza on August 18th, 2009 12:19 pm

    ya……ya…….bagus cerita nie jadi bertambah semangat dalam hidup semga bermanfaat bagi semuanya…good luck

  6. Tanggapan oleh ct zaha on November 2nd, 2009 1:23 am

    bagus deh ceritanya…..sy yakin, sy jgk adalah type e…..sy setuju banget !!! emangnya kita perlu berusaha gigih untuk berjaya…tiada jalan shotcut untuk kita menjadi orang yang berjaya….

  7. Tanggapan oleh May on February 10th, 2010 6:43 pm

    Masalahx bl kita siap melepaskan masalah kita, ego ini yg bertahan, akhirx trprangkap dlm ego sendiri dan ketidakmauan meminta maaf

  8. Tanggapan oleh NUNIK NURUL IMAM on May 26th, 2010 9:27 am

    baru sadar saya hm…hm

  9. Tanggapan oleh somad on May 27th, 2010 12:39 pm

    hehee lucu dan penuh arti..

    mohon ijin copy paste yah.. buat di share ke temen temen

  10. Tanggapan oleh AirCraft on August 16th, 2010 9:16 pm

    ???????, ????? ?????? ?? ???, ???? ????? ??? ????, ? ???? ?? ????? ?? ???, ???? ??? ????????! Goodwork!

Tinggalkan Komentar anda di Perangkap Monyet


Wajib diisi


Harus diisi


Optional


+ 6 = 9