Kisah Cinta Seorang Dokter

October 26, 2012 · Filed Under Artikel Motivasi, Cerita Motivasi · 1 Comment 

Sahabat ku, pembaca setia resensi.net…
dokter cintaMenuliskan kisah ini mengingatkan aku pada setahun yang lalu. Saat seorang dokter menuliskan kisah cintanya pada catatanya faceebook.

Jujur saat membaca kisahnya membuat airmataku tidak terbendung lagi. Semangatku benar-benar pudar. Rasa bangga dan hormatku terhadap dokter tersebut semakin besar.

Dalam hatiku, kalau saja sebagian orang menganggap ketika terjadi perpisahan dengan orang yang dikasihi dan cintainya. Lantas mereka mengatakan “ wajarlah cinta memang tak harus memiliki”. Maka, bisa dipastikan semua yang mereka rasakan dari cinta yang dimiliki selama ini hanyalah sebuah fatamorgana belaka.

Namun, jika mereka mengalami sebuah perpisahan dengan orang yang paling mereka cintai. Lantas mereka mengatakan, cinta yang kumiliki benar ikhlas untukmu. Ada maupun tidak ada dirinya cinta ini akan tetap kujaga. Maka, inilah cinta yang seutuhnya. Cinta yang tidak termakan waktu, cinta yang tidak dibatasi kematian, cinta yang tak termakan usia, cinta yang tahu dimana akhirnya berujung. Read more

Pencarian

,,kisah cinta seorang dokter (51),arti mimpi beli tas (42),kisah cinta dokter muda (28),cerita cinta seorang dokter (25),kisah cinta dokter (22),Kisah cinta seorang dokter muda (16),cerpen cinta dokter (15),kata kata untuk ibu yang sedang sakit (15),cerpen cinta seorang dokter (13),cerita cinta dokter muda (11),cinta seorang dokter (10),kata kata mutiara untuk adik tersayang (9),cerpen kisah cinta seorang dokter (7),kata bijak istri muda (7),kata-kata kehilangan seorang ibu (7)

This post was submitted by Asrul.

Kasih Sayang Seorang Ayah

October 24, 2012 · Filed Under Cerita Motivasi, Sosok Motivasi · 6 Comments 

Seorang gadis yang sangat cantik, tinggi dan berkulit putih, dia bernama dina. Dia tinggal sebuah daerah yaitu SIDAYU. Dia tinggal bersama mamanya dan ayah tirinya.
Dina adalah anak yang lemah lembut, tapi, sejak ayah dan ibunya berpisah, Dia menjadi anak yang nakal, dan tidak punya sopan santun. Dina memilih tinggal bersama mama nya, sejak itu lah, hubungan Dina dengan ayahnya mulai berkurang. Dina yang tidak diperbolehkan mamanya berhubungan lagi dengan ayahnya. Read more

Pencarian

,,bacaan untuk anak sd (29),kisah inspiratif untuk anak sd (17),kumpulan kisah seorang anak yang berbakti kepada orang tua (15),kasih seorang ayah (12),kata kangen keluarga (12),cerita motivasi islam anak (10),contoh cerita takdir (10),perjuangan seorang ayah demi anaknya (10),contoh artikel untuk anak sd (9),kata kata kangen buat keluarga fb (9),anak smp sange berat (8),artikel tentang kasih sayang seorang ibu (6),cerita anak SOPAN SANTUN (6),makalah kumpulan puisi renungan hati (6),resensi seorang ayah (6)

This post was submitted by ekka.

Sayangi Mereka, Mereka Saudara Kita

November 24, 2010 · Filed Under Artikel Motivasi, Sosok Motivasi, Suara Hati · 13 Comments 
HANYA KALIMAT YANG TERSUSUN DARI KATA DAN KATA YANG TERLAHIR LEWAT RASA

Mereka jarang tersenyum bukan karena mereka enggan untuk tersenyum. Tapi hidup dan waktu seolah menuntut mereka untuk menghabiskan sebagian besar kehidupan untuk bekerja keras sehingga terkadang mereka lupa bahwa ada waktu untuk tersenyum. Seolah dunia begitu keras menuntut mereka hingga mereka lupa untuk tertawa. Lihatlah teman….bahkan mereka tidak punya waktu untuk tersenyum. Apa mereka lupa cara tersenyum? Atau karena mereka tak pernah menerima senyuman, makanya mereka tak tahu lagi bagaimana caranya tersenyum?

Read more

Pencarian

,,cerita yang menggugah semangat (12),cerita lingkungan rumah (7),cerita17us (6),sayangi mereka mereka saudara kita (6),artikel tentang kehidupan orang miskin (5),artikel tentang peduli sesama (5),www cara menjadi kaya (5),kata bersyukur pagi (5),www Sedih (4),cerita peduli orang miskin (4),cerita mengugah hati (4),arti fikiran (4),kalimat motivasi untuk guru (4),si miskin dan si kaya (4),artikel yang memberi semangat (4)

Impian Tuk Sayangi Mereka

July 5, 2010 · Filed Under Sosok Motivasi, Suara Hati · 7 Comments 

sayangi merekaHari itu, aku melihat seorang anak yang berpakaian lusuh dan cukup kotor menuju rumah salah seorang temannya. Pakaiannya itu sebenarnya berwarna putih, tapi menjadi kecoklatan dengan bercak-bercak hitam di beberapa sisi. Dia menyandang tas samping. Awlnya ku fikir ia tengah mengajak temannya bermain selepas bermain dengan teman yang sebelumnya. Ternyata bukan, dia memanggil temannya itu untuk pergi mengaji. Aku langsung heran dan bertanya kepada salah seorang Ibu yang menurutku tahu tentang anak itu. Read more

Pencarian

,,sayangi mereka (8),impiam (5),mengarang kasih sayang (3),cerita motivasi sayangi ibu (3),motivasi mengaji (3),menjaga hati anak kecil (3),menghargai sifat orang lain (2),materi motivasi tentang impian (2),kumpulan motivasi kehilangan uang (2),cerita motivasi hidup di tinggal ibu (2),makna kehilangan uang (2),kelebihan menjadi seorang guru (2),anak kecil mengaji dan sholat (2),artikel motivasi mengaji (2),gambar anak sedang mengaji (2)

Masa Depan Anak Dalam “Mindset” Orang Tua

March 9, 2010 · Filed Under Artikel Motivasi, Tips Motivasi · 19 Comments 

Oleh : SUPANDI, S.Pd. MM

Sikap hidup seseorang sangat dipengaruhi oleh prinsip hidup yang dianutnya

kasih-sayang-orang-tuaMasih melekat di dalam pikiran saya sebuah keyakinan yang begitu hebat yang pernah dilontarkan oleh ibu saya empat puluhan tahun yang lalu. Sebuah keyakinan yang mengobarkan energi positif terhadap diri beliau yang kemudian saya rekam dalam pikiran bawah sadar saya sebagai salah satu warisan yang sangat berharga sekaligus sebagai ilmu dari sekolah kehidupan. Salah satu nasehat yang mengandung makna dan keyakinan yng sangat dalam yang pernah beliau sampaikan kepada kami kurang lebihnya berbunyi demikian : “Pokoke kowe kabeh kudu pada sekolah. Senajan wong tuamu wong sing ora duwe, tapi Gusti Allah sugih. Aku yakin kowe kabeh bisa sekolah. Aku ora kepengin anak-anakku ngemben pada sengsara uripe”. (Pokoknya kamu semua harus tetap sekolah. Walaupun orang tuamu orang yang tidak punya, tetapi Allah SWT Maha Kaya sehingga saya yakin kalian semua bisa sekolah. Saya tidak ingin anak-anakku hidup sengsara). Read more

Pencarian

,,kasih sayang orang tua (132),masa depan anak (98),kumpulan cerita anak sholeh (73),cerita orang tua dan anak (44),kasih sayang keluarga (44),cerita anak sholeh (39),motivasi orang tua (36),anak masa depan (24),cerita orang tua (23),kata-kata bijak tentang ulangan (22),kisah anak sholeh (17),prinsip hidup orang inggris (15),contoh motto anak sekolah (14),ilustrasi tentang memberi (14),contoh prinsip hidup kumpulan tips (13)

Kekuatan Sejati Seorang Wanita

December 8, 2008 · Filed Under Artikel Motivasi · 24 Comments 

Dalam hidup ini, Allah telah menciptakan alam seisinya dengan sangat sempurna. Semua dirancang dan dikendalikan sesuai dengan tata hukum Sang Pencipta, yaitu Allah SWT. Penciptaannya berupa keteraturan yang terancang. Bukti dari semua itu adalah diciptakannya segala sesuatu dengan berpasang pasangan.

Allah menciptakan semua berpasang pasangan. Ada baik dan buruk, panjang pendek, tinggi rendah, jauh dekat, dan pria wanita. Semua itu merupakan bukti kesempurnaan. Perbedaan tersebut bukanlah hal untuk membedakan. Perbedaan itu tidak sekedar permainan kata kata belaka. Tapi sebuah hal yang harus difahami. Karena dengan perbedaan itulah segala kebaikan muncul.
Read more

Pencarian

,,artikel wanita (1326),artikel tentang wanita (1102),artikel tentang ibu (1061),kekuatan wanita (263),motivasi wanita (186),kekuatan seorang wanita (136),CERITA TENTANG WANITA (134),cerita wanita (96),arti wanita (93),motivasi untuk wanita (84),cerita motivasi wanita (44),artikel untuk wanita (39),artikel mengenai wanita (29),kekuatan seorang ibu (29),cerita seorang ibu (28)

Liburan Bersikap Nasionalisme Dan Patriotisme

July 14, 2016 · Filed Under Artikel Motivasi, Cerita Motivasi · Comment 

Setelah mengambil rapor tengah semester I kelas 9 SMP di sekolahku, waktunya libur selama 3 hari. Aku dan keluargaku berunding merencanakan tempat untuk kita mengisi liburan. Kami sekeluarga sudah sepakat, bahwa kami akan pulang ke desa tempat kelahiran Ibu dan Aku yaitu Banyuwangi.

Keesokan harinya, kami sekeluarga siap berangkat ke desa Banyuwangi. Sesampainya di desa yaitu rumah Paman dan Bibi, kami sekeluarga bersalaman. Lalu, kami letakkan barang-barang kami di kamar yang sudah disediakan oleh Paman dan Bibi. Setelah semuanya siap, Aku ingin pergi bermain sudah lama rindu rasanya tidak bermain dengan teman di desaku yang tercinta.

Ketika pulang bermain, di tengah perjalanan Aku melihat sebuah batu besar. Aku langsung pindahkan batu itu, agar tidak terjadi kecelakaan pada saat ada pengemudi yang melintasi jalan tersebut. Setelah itu, Aku kembali ke rumah Paman dan Bibi untuk mempersiapkan pergi ke Masjid untuk mengaji membaca al-qur’an dan menunaikan ibadah shalat Ashar, Maghrib, serta Isya.

Keesokan harinya, aku pergi bermain. Di wilayah tempat pemakaman aku melihat banyak sekali orang yang meminta-minta atau mengemis. Aku sempat berfikir “mengapa seseorang banyak yang mengemis? ini mungkin akibat dari tidak bekerja, padahal peribahasa mengatakan tangan diatas lebih baik dibanding tangan dibawah. Dan agamaku mengatakan barang siapa yang memberi seseorang maka akan diberikan pengganti berupa pahala. Sampai kapan Negara Indonesia seperti ini dan kapan bisa maju? Jika tingkat kemiskinan lebih tinggi” kataku dalam batin. Lalu, aku meneruskan pergi ke lapangan bersama kawan-kawan.

Sehari kemudian, liburan telah usai waktunya Aku dan keluargaku kembali di kota tempat tinggalku yakni Surabaya. Saat aku bangun, aku mendengar suara orang bertengkar dan berteriak marah-marah. Hanya karena masalah seorang suami yang tidak bekerja. Aku memikirkan “Mengapa seseorang laki-laki banyak yang pengangguran? apakah mungkin akibat dari riwayat pendidikan yang masih rendah atau bahkan tidak sekolah. Padahal seorang suami ialah sebagai imam yang harus berkerja demi istrinya. Derajat lelaki pun menjadi direndahkan oleh wanita. Tingkat pengangguran pun juga semakin tinggi yang memicu tidak majunya Negara Indonesia.” kataku dalam hati.

Tidak lupa sebelum berangkat Aku rapikan tempat tidur dan mengemasi pakaian lalu berpamitan kepada Paman dan Bibi. Kami pun menaiki mobil yang dikendarai oleh Ayah sambil melambaikan tangan sebagai tanda kasih sayang selamat tinggal kepada Paman dan Bibi.

Di tengah perjalanan, Aku bertemu dengan seorang Nenek yang kesulitan untuk menyebrang jalan karena banyaknya kendaraan. Aku minta izin dengan Ayah untuk turun dari mobil membantu Nenek itu. Akhirnya, Nenek pun selamat dan tidak terjadi kecelakaan. Nenek itu berkata “Terima kasih ya nak!, kamu telah menolong nenek, menurut nenek kamu bagaikan pahlawan” sambil tersenyum lebar. “Nenek lucu ya!, Saya membantu Nenek dengan ikhlas, sikap para pahlawan dulu juga seperti ini menolong warganya yang susah atau sulit, Saya hanya ingin menunjukkan sikap Nasionalisme dan Patriotisme kepada negeri kita tercinta Indonesia. Sudah ya Nenek, Saya pulang dulu Ayah dan Ibu sudah menunggu di dalam mobil ” Jawabanku kepada Nenek. Nenek mengucapkan “Terima kasih ya nak!, semoga selamat sampai perjalanan”.

Sampai di kota Surabaya, seperti biasanya kami letakkan barang-barang kami dulu di kamar. Lalu Aku pergi bermain layang-layang di lapangan bersama sahabatku. Beberapa jam kemudian, waktu sudah sore bermain sudah selesai. Aku pulang ke rumah untuk mandi dan belajar persiapan ujian nasional kelas 9 SMP.

Di sebuah kampung, selalu ada lagi masalah. Aku melihat sekelompok anak nakal yang meminum-minuman keras dan menggunakan narkoba, lalu datang seorang Anak sepertinya dari kampung sebelah ingin ikut pergi ke sana. “Kamu ingin kemana?” tanyaku kepadanya. “Aku ingin kesana untuk gabung dengan mereka, kamu tidak ikut? agar kita menjadi gaul, trend, dan modern kalau menirukan tindakan mereka” jawaban dia kepadaku. Lalu, Aku menjelaskan kepadanya bahwa hal yang mereka lakukan bukan menjadikan kita gaul, trend, dan modern. Melainkan, berbahaya bagi fisik dan psikologis. “Narkoba itu bukan solusi untuk generasi emas bangsa, kuncinya adalah tetap belajar, berusaha, dan diiringi doa. Marilah jadikan liburan kita wujudkan pelajar Indonesia yang bebas dari Narkoba” nasihatku kepadanya setelah Aku menjelaskannya. Dia mengatakan “Terima kasih, David nasihatnya Aku sekarang menjadi paham” Aku balas dengan jawaban “sama-sama”.

Sesampainya di rumah aku menceritakan kepada Bunda tentang peristiwa anak nakal tadi. “Anakku kamu jangan sampai berteman dengan anak-anak nakal seperti itu. karena bahaya jangan sampai karena salah pergaulan masa depan kamu akan suram.” nasehat Bunda setelah aku menjelaskannya. Aku pun sempat berfikir “Mengapa anak-anak seperti itu ditelantarkan? apakah karena kurang kasih sayangnya dari orang tua sehingga mereka sampai broken home. Apakah orang tuanya yang memang tidak sayang kepada anak-anaknya. Sungguh malang nasib mereka, mereka tidak bisa sekolah dan menggapai cita-cita, impian, masa depan yang belum terwujud kepadanya sesuatu yang diinginkan.”

Oleh karena itu, marilah kita bantu warga yang miskin dan menganggur supaya bisa menjadi kaya mungkin dengan cara membuka lapangan kerja yang baik dan halal. Memberikan kasih sayang orang tua yang lebih untuk anak-anaknya karena mereka semua adalah generasi penerus bangsa yang meneruskan perjuangan para pahlawan yang sudah memerdekakan negara kita. Dengan begitu, pasti negara kita yakni Negara Indonesia akan menjadi negara berkembang dan maju.

Dari peristiwa dan kejadian yang aku alami, aku mendapatkan tiga pelajaran dan pengertian yang sangat berharga antara lain pertama, tingkat pengangguran dan kemiskinan merupakan pemicu yang menjadikan Negara Indonesia tidak menjadi negara maju, hanya menjadi negara berkembang. Kedua, menjadi seorang pria yang pengangguran ternyata mendapatkan cemooh dari wanita. Ketiga, menjadi generasi emas bangsa bukanlah mudah, tetapi jika sudah berusaha dan dijalankan kita pasti akan merasa bangga sebagai penerus negara kita tercinta yakni Indonesia.

Pencarian

,,kata kata indah untuk adeik angkat (2),kata mutiara islam ungkapan kerinduan istri pada mendiang suaminya (2),katakata manis untuk adik angkat (1),motivasi untuk adik angkat (1)

This post was submitted by DAVID MARCEL ANANDA.

Next Page »