Raymond TK-A2

May 15, 2011 · Filed Under Artikel Motivasi, Cerita Motivasi, Sosok Motivasi · 1 Comment 

Pernah kamu merasakan bagaimana kehilangan orang terkasih dalam hidupmu?
Jawabnya adalah dia sedang merasakan kondisi tersebut. Dengan umur yang sangat dini, yakni 4 tahun… dia hanya memiliki ibunya… ketika dia di tanya oleh guru TK nya, Raymond, kamu sayang mama atau papa? Lalu dia menjawab……..
Dengan polosnya dia menjawab “Papa di rumah sakit.. papa semalam di rumah sakit a”
Then, gurunya bertanya kembali, “sakit apa?”
“Papa batuk-batuk. Papa sudah mati ” dengan tak begitu mengerti atau bagaimana dia mengeluarkan statement ini
“Hah??.. papa di rumah sakit yaa?” tuk menegaskannya
“iya, papa di rumah sakit aa” jawabnya kembali.
Dialog yang ringkas namun sangat penuh dengan pelajaran….
Ketika sedang menyalin biodata anak” kemudian sang guru menemukan nama ayah adalah almarhum……….. Read more

Pencarian

,,artikel makna kehidupan (23),kata-kata motivasi dari orang tua untuk anak yang merantau (22),artikel tentang makna kehidupan (16),contoh bacaan untuk anak tk (13),bercerita untuk anak tk (13),artikel memaknai kehidupan (13),cerita Motivasi anak TK (13),cerita makna kehidupan (13),Makna Kehidupan (12),contoh cerita anak tk (11),makalah memaknai kehidupan (10),motivasi untuk anak TK (8),motivasi makna kehidupan (8),makalah tentang makna kehidupan (7),kata mutiara untuk anak yang sedang sakit (7)

This post was submitted by Novita Winata.

Bagaimana Mengemas Hidup

October 30, 2010 · Filed Under Artikel Motivasi, Sosok Motivasi · 4 Comments 
Bagi sebagian orang pemasaran identik dengan sales/tenaga penjual. Apabila mendengar kata pemasaran, pikiran langsung melayang pada sosok sales, membawa barang dagangan di kanan kiri motor, menawarkan produk sana sini, dikejar-kejar target,wuah, pasti dalam hati langsung berkata “No!!!!masa sekolah tinggi-tinggi hanya jadi sales”. Hal ini didukung dengan para orang tua yang menanamkan bahwa pendidikan yang diberikan kepada anak-anak mereka nantinya sebagai bekal menjadi orang kantoran, duduk di belakang meja, ruangan ber-ac plus gaji gede. Wuah, impian semua orang kalau memang harapan tersebut bisa semuanya terkabul. Tapi ??benarkah kenyataan itu dirasakan. Banyak sekali keluhan-keluhan yang mampir di telinga penulis. “Pekerjaan hanya di kantor, ruangan ac tapi kenapa gak bosan-bosannya aku dihinggapi rasa cemas ??” seorang teman datang sambil mengeluh. “ Perlu refreshing, mungkin bisa membuatmu tenang!!” saran saya. “Sama saja, lagian mana ada waktu buat refreshing toh sepulang dari refreshing juga kayak gini lagi”. Senyum dan doa semoga kawan saya tersebut menemukan solusi yang tepat bagi dirinya sendiri. Sedikit kejam mungkin sebagai kawan saya tidak membantu apa-apa, sekedar saran refreshing semua orang pasti bisa. Satu hal yang perlu diperhatikan bahwa saya berharap kawan saya menemukan solusi yang tepat bagi dirinya sendiri merupakan hal yang paling tidak mudah. Tapi itu adalah kunci dari semua yaitu DIRI SENDIRI.
Coba kita renungkan. Saat kita bayi, bukankah belajar tengkurap adalah kemauan kita sendiri karena ingin punya variasi gerak selain telentang sambil terkekeh kekeh apabila ayah dan ibu menggoda dengan mainan kesukaan kita. Kemudian ketika kita belajar berjalan, itu juga kemauan kita sendiri. Mulai dari berpegangan pada tepian meja lalu berdiri kemudian berjalan, tiba-tiba Gubrakk!!ibu menjerit. Tapi kita tetap pantang menyerah, terus dan terus belajar hingga bisa berlari menikmati luasnya dunia ini. Masih banyak lagi hal-hal yang seringkali tidak kita sadari telah kita lakukan hingga saat ini. Saya rasa tentang diri sendiri cukup anda sendiri yang bisa memahami. Ada baiknya kita kembali ke topik pemasaran. Ternyata sebagian besar hidup kita, terdiri atas peristiwa yang berkaitan dengan pemasaran. Entah anda setuju atau tidak sebagai contoh kawan saya tadi, dia menjual kemampuan dan ilmu pengetahuannya untuk pekerjaan di kantor, ruangan ber-ac, gaji gede bahkan menjual waktu refreshingnya demi mendapatkan satu kata cemas. Kadang saya sendiri juga bingung, kalau dikategorikan sukses, saya bukan orang sukses. Kalau dikategorikan sebagai penulis, saya cuma iseng-iseng saja di waktu longgar. Tapi apakah saya juga harus kejam pada hidup saya, haruskah saya menjual hidup dan hanya mendapatkan kecemasan. Anda mungkin juga sependapat dengan saya, semoga.
Kalau begitu dalam keseharian kita jadi pemasar??jadi sales dong??kalau saya jawab bukan,jelas saya pembohong publik dan saya tidak mau jadi pembohong yang menjual rayuan. Pasti anda berkata dalam hati, menjual lagi, menjual lagi. Apa benar sehari-hari menjadi sales bagi diri kita sendiri ?? Mungkin itu jawaban yang lebih bijak buat kita semua sehingga pandangan tentang pemasaran tidak lagi mengarah hanya pada sales (tenaga penjual) tapi lebih kepada aplikasi dalam kehidupan yang lebih luas cakupannya.
Bukan penulis ingin memberikan pledoi terhadap pemasaran tetapi apa yang dibahas di atas hanya untuk membukakan cakrawala tentang pemasaran sehingga nantinya kita tidak lagi menjual hidup kita pada hal-hal yang tidak perlu bahkan mungkin merusak diri kita sendiri.
Penulis memberi judul artikel ini HOW to PACKAGE (Bagaimana Mengemas) sehingga kita bisa mengatur hidup lebih bermakna bukan sekedar kemas jual. Semua orang bisa mengemas tapi mengemas yang berkualitas belum tentu semua orang mampu.
Dengan sudut pandang/cakrawala yang telah terbuka luas kita dapat meraba-raba hidup kita mulai dari bangun tidur, beraktivitas sampai dengan tidur lagi. Percaya atau tidak dalam rangkaian satu hari beraktivitas anda dan saya banyak melakukan kegiatan mengemas dan tentunya menjual. Sebagai contoh saat bangun tidur kemudian mandi dan berganti baju, ini adalah contoh sederhana yang menjadi rutinitas kita sehari-hari. Kegiatan sesederhana itu kita lakukan bukan tanpa tujuan, salah satunya agar kita tampak menarik. Usaha untuk tampak menarik adalah cara kita mengemas diri kita sehingga apabila nanti berkomunikasi dengan kawan atau orang-orang sepanjang perjalanan kita tampil penuh percaya diri tanpa rasa cemas. Lagi-lagi kata cemas, tapi jujur bila mengakui lebih sering hidup kita, kita jual pada kecemasan. Dengan kegiatan mengemas kita tampil percaya diri. Mengemas sendiri mendapatkan percaya diri. Simpel dan tidak ada kata-kata cemas di sana. Bukankah itu lebih baik. Secara sederhana memang gampang diuraikan tapi hidup kan bukan sekedar mandi, dandan terus pergi aktivitas ? mungkin itu yang menjadi pertanyaan anda. Tanpa perlu melotot, daripada bola mata mencolot. Coba kita cermati, bukankah dengan hal sesederhana itu kita bisa menikmati aktivitas kita. Bukankah dengan berdandan kita tampil percaya diri bahkan bila di kaca sering kita merasa paling tampan/cantik (bila di kaca). Itu baru yang sederhana untuk aktivitas biasa, bagaimana jika kita tiba-tiba mendapatkan kesempatan bertemu dengan Bapak Presiden. Pasti heboh luar biasa.
Ternyata kunci mengemas hidup adalah hal-hal kecil yang kita lakukan untuk diri kita sendiri dalam menghadapi kehidupan, seperti yang saya utarakan berupa doa untuk kawan saya tadi. How to Package your life, It’s all about yours. Bagaimana mengemas hidup anda, semuanya tergantung anda sendiri. Pilihannya mau menjual hanya kepada kecemasan atau pada percaya diri yang anda mulai dari diri sendiri. Saya hanya mengingatkan hal yang besar akan tiba jika anda mampu mengemas sendiri hal yang kecil dengan kualitas nomor 1, dipadu dengan rasa syukur kepada Tuhan menjadikan semuanya luar biasa. salam.

mengemas hidupBagi sebagian orang pemasaran identik dengan sales/tenaga penjual. Apabila mendengar kata pemasaran, pikiran langsung melayang pada sosok sales, membawa barang dagangan di kanan kiri motor, menawarkan produk sana sini, dikejar-kejar target,wuah, pasti dalam hati langsung berkata “No!!!!masa sekolah tinggi-tinggi hanya jadi sales”. Hal ini didukung dengan para orang tua yang menanamkan bahwa pendidikan yang diberikan kepada anak-anak mereka nantinya sebagai bekal menjadi orang kantoran, duduk di belakang meja, ruangan ber-ac plus gaji gede. Wuah, impian semua orang kalau memang harapan tersebut bisa semuanya terkabul. Tapi ??benarkah kenyataan itu dirasakan. Banyak sekali keluhan-keluhan yang mampir di telinga penulis. “Pekerjaan hanya di kantor, ruangan ac tapi kenapa gak bosan-bosannya aku dihinggapi rasa cemas ??” seorang teman datang sambil mengeluh. “ Perlu refreshing, mungkin bisa membuatmu tenang!!” saran saya. “Sama saja, lagian mana ada waktu buat refreshing toh sepulang dari refreshing juga kayak gini lagi”. Senyum dan doa semoga kawan saya tersebut menemukan solusi yang tepat bagi dirinya sendiri. Read more

Pencarian

,,CERITA hikmah LUCU (32),PUISI KEGIATAN SEHARI-HARI (19),www solusilife (12),kumpulan contoh artikel yang salah (9),solusi life (8),kata kata sahabat pembohong (7),ARTIKEL SOSOK SEORANG IBU (5),solusilife (5),cerita yang terdiri dari 1000 kata (5),kata kata buat seorang pembohong (4),kata buat sahabat pembohong (4),contoh artikel aktivitas kantor (3),penjelasan kegiatan sehari-hari dari bangun tidur sampai tidur lagi (3),kumpulan puisi kegiatan sehari hari (3),kata bijak untuk pendidikan (3)

Meja Kayu

February 14, 2009 · Filed Under Cerita Motivasi, Suara Hati · 43 Comments 

Suatu ketika, ada seorang kakek yang harus tinggal dengan anaknya. Selain itu, tinggal pula menantu, dan anak mereka yang berusia 6 tahun. Tangan orangtua ini begitu rapuh, dan sering bergerak tak menentu. Penglihatannya buram, dan cara berjalannya pun ringkih. Keluarga itu biasa makan bersama di ruang makan. Namun, sang orangtua yang pikun ini sering mengacaukan segalanya. Tangannya yang bergetar dan mata yang rabun, membuatnya susah untuk menyantap makanan. Sendok dan garpu kerap jatuh ke bawah. Saat si kakek meraih gelas, segera saja susu itu tumpah membasahi taplak.

Anak dan menantunya pun menjadi gusar. Mereka merasa direpotkan dengan semua ini. “Kita harus lakukan sesuatu, ” ujar sang suami. “Aku sudah bosan membereskan semuanya untuk pak tua ini.” Lalu, kedua suami-istri ini pun membuatkan sebuah meja kecil di sudut ruangan. Disana, sang kakek akan duduk untuk makan sendirian, saat semuanya menyantap makanan. Karena sering memecahkan piring, keduanya juga memberikan mangkuk kayu untuk si kakek.
Read more

Pencarian

,,cara membuat meja kayu (112),kamarsolusi com (105),meja kayu (91),cara buat meja kayu (35),Cerita Meja Kayu (29),cara membuat meja dari kayu (26),cara membuat meja (19),kisah meja kayu (18),cara membuat meja besi (17),cerita fiksi motivasi (13),pembuatan meja kayu (10),artikel meja kayu (7),proses pembuatan meja kayu (7),cerita fiksi yang memberi motivasi (6),kayu untuk meja (6)

Tahta Untuk Sang Putri

October 15, 2008 · Filed Under Cerita Motivasi · 3 Comments 

Seorang ayah, kebetulan pengusaha kaya multi-usaha, menghadapi soal yang amat pelik. Siapakah yang harus dipilihnya menjadi President & CEO menggantikan dirinya memimpin kerajaan bisnisnya yang sudah dibangun susah payah lebih dari setengah abad?

Kini usianya sudah berkepala tujuh dan penyakit-penyakit tua sudah mulai menggerogoti dirinya. Ia tahu sebentar lagi dirinya akan mengikuti jejak nenek-moyangnya menuju lorong hidup manusia fana.

Anaknya tiga orang. Si sulung amat cerdas, meraih MSc. dan MBA luar negeri, ia berselera canggih, senang glamour, ambisius, dan punya pergaulan yang luas di kalangan jet set. Cuma si ayah cukup khawatir karena si sulung ini punya bakat bercumbu dengan bahaya seperti (konon) keluarga Kennedy. Naluri jdinya gede, dan niat curangnya pun cukup kuat. Singkatnya, ia cerdas, kreatif, namun lihai dan licin. Read more

Pencarian

,,contoh pantun ADAT (10),jika aku menjadi pengusaha sukses (8),Cerita putri (7),kata kata bijak tentang menghadapi ujian (7),Motivasi Aku Menjadi Pengusaha Sukses (6),takhta untuk sang puteri (5),naskah drama islami untuk anak tk (4),kata singkat untuk ayah (4),cerita sang putri (3),kAtA 2singkat (3),dalil tentangmenghadapi anak yatim piatu (3),arti bermimpi ikut ujian (3),kata kata bijak seorang pengusaha (3),cerita putri pintar (2),kliping jika aku menjadi manager (2)

44-Back To Basic

October 21, 2007 · Filed Under Tips Motivasi · 9 Comments 

bayis.jpgSahabat, kita baru saja melewati dua buah momentum. Momentum spiritual yang pertama adalah kita baru saja menyelesaikan training di bulan Ramadhan selama 30 hari penuh. Kemudian yang momentum spiritual yang kedua adalah Idul Fitri. Sayang sekali kalau 2 momentum tersebut kita lewatkan begitu saja. Tetapi kalau kita perhatikan pada 2 momentum tersebut, ada satu fokus yang sama, satu titik yang sama. Titik tersebut adalah apa yang disebut dengan istilah, Back to basic atau kembali kepada fitrah. Seperti yang telah kita fahami, basic kita adalah sebagaimana sabda nabi Muhammad SAW. yang berbunyi, “kullu mauluudin yuuladu alal fitrah”. Setiap bayi dilahirkan dalam keadaan fitrah. bersih dari segala dosa. jadi yang dimaksud dengan back to basic adalah back to fitrah. kembali seperti manusia yang baru saja dilahirkan

Nabi Muhammad SAW memberikan gambaran, orang yang berhasil dibulan Ramadhan tidak bisa diukur dari bulan Ramadhannya. Tetapi pada saat on the job training. Ramadhan itu merupakan sebuah bulan training. Sehingga pertarungan sebenarnya bukanlah pada bulan Ramadhan itu, melainkan sebenarnya adalah 11 bulan diluar Ramadhan. Ini menjadi indikator suksesnya training dibulan Ramadhan.

Read more

Pencarian

,,kata indah untuk ayah (17),motivasi back to basic (9),pengertian back to basic (7),kata-kata untuk sahabat yang munafik (6),artikel back to basic (4),kata sahabat munafik (4),kata kata motivasi untuk sahabat yang munafik (3),katakata yel-yel osis (3),arti kata back to basic (3),pemahaman back to besik (3),apa arti dari back to basic (3),defenisi back to basic (2),cerita metafora kehidupan (2),mengatasi sifat persimis (2),kata-kata semangat buat orang yg lagi depresi (2)