20-Semangat Mbah Sarwi


January 26, 2007 · Filed Under Sosok Motivasi   by

nenek.jpgKukenal Mbah Sarwi sebagai pedagang sayur di Pasar Minggu.Aku memang sering berbelanja sayur ke sana, sembari perjalanan pulang dari Jakarta ke Depok. Usianya mungkin sekitar 65 tahun. Tubuhnya ringkih dibalut kain kebaya. Memang tampak sederhana karena Mbah Sarwi tidak memiliki perhiasan yang layak untuk dipamerkan. Kalaupun ada yang berharga, hanyalah sepasang anting emas di telinganya. Sementara ditangan kirinya terjuntai dua buah gelang karet berwarna kuning.

Tapi aku sangat menghormatinya karena Mbah Sarwi adalah guruku: Guru yang membukakan mataku tentang sisi lain kehidupan, mengajariku tentang arti kepasrahaan kepada Tuhan juga semangat pantang menyerah. Biasanya aku hanya memberikan uang kepada Mbah Sarwi, sembari mengatakan rencana sayur yang akan kubuat. Dengan cekatan beliau memilihkan sayur kepadaku.

Pernah aku bertanya, apakah Mbah Sarwi tidak merasa takut bersaing dengan supermarket, hypermarket bahkan pedagang lain yang menjadi saingannya? Beliau hanya menjawab bahwa rizki kuwi wis ono sing ngatur, ono dino yo ono upo. Pernah sesekali aku berpandangan negative bahwa mungkin sikap beliau adalah cermin sebuah keterbelakangan, moral peasant. Menurut Samuel W. Popkin (?), seorang petani lebih bodoh dari buruh, sehingga dianalogikan bahwa petani akan berteriak adanya banjir apabila air telah mencapai leher. Dan Mbah sarwipun mungkin baru akan menyadari kekeliruannya setelah modalnya habis dan bangkrut.

Akan tetapi sekitar dua tahun aku berlangganan, tidak kutemukan sebuah kemunduran. Bahkan kini Mbah Sarwi bisa membeli sebuah timbangan. Biasanya beliau meminjam timbangan dari pedagang sayur disampingnya. Beliau juga berceritera bahwa beliau habis menjenguk keluarganya di Madiun, karena cucunya dikhitan. Dan beliau merasa bersyukur karena Tuhan terus memberikan berbagai kebahagiaan di penghujung usianya.

Jawaban-jawaban Mbah Sarwi memang membuatku mati langkah. Kepasrahannya kepada Tuhan, mengalahkan ceramah para agamawan yang kadang harus menetapkan tariff bagi mereka mengundangnya. Kegigihannya dalam berusaha, mengalahkan kaum pengusaha yang terbukti hanya bisa menjual lisensi dan praktek monopoli.

Hukum Tuhan memanglah misteri. Orang yang kita pandang lemah, justru sebenarnya adalah orang yang kuat. Banyak orang kaya yang justru merasa khawatir tentang hartanya serta banyak orang berilmu merasa khawatir akan wibawanya.

Lutfi

Pencarian

,,sarwi (20),www cerita semangat (4),artikel semangat pantang menyerah (3),Cerita motifasi semangat (3),cerita-cerita semangat (3),pengertian pedagang sayur (2),nenek penjual sayur (2),crita smangat (2),makalah semangat pantang menyerah (2),anting emas (2),Cerita tentang semangat anak (2),cerita guru yang semangat (2),cerita anak tentang semangat (2),www cerita semangat com (2),sarwi - (1)

    Ingin berlangganan artikel?
    DAFTARKAN EMAIL ANDA DISINI:

    Delivered by FeedBurner

Tanggapan Anda

Berikan tanggapan atas artikel/cerita motivasi di atas. Komentar saran dan kritik Anda merupakan bahan bakar kami untuk menjadi lebih baik. Terima Kasih

5 Tanggapan Pada Artikel/Cerita 20-Semangat Mbah Sarwi Diatas

  1. Tanggapan oleh okt on February 1st, 2007 10:05 am

    I love this story….
    thanks resensi.net.
    sukses selalu!

  2. Tanggapan oleh chiara on April 20th, 2007 6:08 am

    Mbah Sarwi.. u’re so incredibly !!!
    GBU…

  3. Tanggapan oleh tommy on July 9th, 2008 12:37 pm

    waow it’s great story
    especial for me b’cause i am
    a littel bit stress.

    Now i have opportunity to on fire again

    thx for share this story :)

    GBU

  4. Tanggapan oleh ajeng on January 12th, 2009 6:53 am

    Great story…

  5. Tanggapan oleh ฟีโรโมน on September 5th, 2010 8:50 am

    It’s fine to look at web-sites with info and thanks for the discuss that you have given. Usually, I’m quite stunned, but etc…

Tinggalkan Komentar anda di 20-Semangat Mbah Sarwi


Wajib diisi


Harus diisi


Optional


8 + = 12