Si Tukang Kayu dan Rumahnya


November 15, 2008 · Filed Under Cerita Motivasi   by

Seorang tukang kayu tua bermaksud pensiun dari pekerjaannya di sebuah
perusahaan konstruksi real estate. Ia menyampaikan keinginannya tersebut
pada pemilik perusahaan. Tentu saja, karena tak bekerja, ia akan kehilangan
penghasilan bulanannya, tetapi keputusan itu sudah bulat. Ia merasa lelah.
Ia ingin beristirahat dan menikmati sisa hari tuanya dengan penuh kedamaian
bersama istri dan keluarganya.

Pemilik perusahaan merasa sedih kehilangan salah seorang pekerja terbaiknya.
Ia lalu memohon pada tukang kayu tersebut untuk membuatkan sebuah rumah
untuk dirinya.

Tukang kayu mengangguk menyetujui permohonan pribadi pemilik perusahaan itu.
Tapi, sebenarnya ia merasa terpaksa. Ia ingin segera berhenti. Hatinya tidak
sepenuhnya dicurahkan. Dengan ogah-ogahan ia mengerjakan proyek itu. Ia cuma
menggunakan bahan-bahan sekedarnya. Akhirnya selesailah rumah yang diminta.
Hasilnya bukanlah sebuah rumah baik. Sungguh sayang ia harus mengakhiri
kariernya dengan prestasi yang tidak begitu mengagumkan.

Ketika pemilik perusahaan itu datang melihat rumah yang dimintanya, ia
menyerahkan sebuah kunci rumah pada si tukang kayu. “Ini adalah rumahmu, ”
katanya, “hadiah dari kami.”

Betapa terkejutnya si tukang kayu. Betapa malu dan menyesalnya. Seandainya
saja ia mengetahui bahwa ia sesungguhnya mengerjakan rumah untuk dirinya
sendiri, ia tentu akan mengerjakannya dengan cara yang lain sama sekali.
Kini ia harus tinggal di sebuah rumah yang tak terlalu bagus hasil karyanya
sendiri.

Itulah yang terjadi pada kehidupan kita. Kadangkala, banyak dari kita yang
membangun kehidupan dengan cara yang membingungkan. Lebih memilih berusaha
ala kadarnya ketimbang mengupayakan yang baik. Bahkan, pada bagian-bagian
terpenting dalam hidup kita tidak memberikan yang terbaik. Pada akhir
perjalanan kita terkejut saat melihat apa yang telah kita lakukan dan
menemukan diri kita hidup di dalam sebuah rumah yang kita ciptakan sendiri.
Seandainya kita menyadarinya sejak semula kita akan menjalani hidup ini
dengan cara yang jauh berbeda.

Renungkan bahwa kita adalah si tukang kayu. Renungkan rumah yang sedang kita
bangun. Setiap hari kita memukul paku, memasang papan, mendirikan dinding
dan atap. Mari kita selesaikan rumah kita dengan sebaik-baiknya seolah-olah
hanya mengerjakannya sekali saja dalam seumur hidup. Biarpun kita hanya
hidup satu hari, maka dalam satu hari itu kita pantas untuk hidup penuh
keagungan dan kejayaan. Apa yang bisa diterangkan lebih jelas lagi. Hidup
kita esok adalah akibat sikap dan pilihan yang kita perbuat hari ini. Hari
perhitungan adalah milik Tuhan, bukan kita, karenanya pastikan kita pun akan
masuk dalam barisan kemenangan.

Pojok Renungan:
“Hidup adalah proyek yang kau kerjakan sendiri”. (Adapted from The Builder -
Cecilia Attal)

Pencarian

,,cerita tukang kayu (81),tukang kayu (56),kisah tukang kayu (22),rumah motivasi (21),cerita main dengan tukang rumah (15),kisah seorang tukang kayu (15),rumah cerita (14),cerita motivasi tukang kayu (12),kisah si tukang kayu (11),si tukang kayu dan rumahnya (8),cerita si tukang kayu (5),pengertian tukang kayu (5),cerita tentang tukang kayu (5),cerita seorang tukang kayu (4),tukang kayu dan rumahnya (4)

    Ingin berlangganan artikel?
    DAFTARKAN EMAIL ANDA DISINI:

    Delivered by FeedBurner

Tanggapan Anda

Berikan tanggapan atas artikel/cerita motivasi di atas. Komentar saran dan kritik Anda merupakan bahan bakar kami untuk menjadi lebih baik. Terima Kasih

31 Tanggapan Pada Artikel/Cerita Si Tukang Kayu dan Rumahnya Diatas

  1. Tanggapan oleh Er0ne on November 16th, 2008 2:41 am

    Uhh..
    Memang benar sx.
    AQ hrs bangkit.

  2. Tanggapan oleh dian on November 16th, 2008 1:12 pm

    masih ada waktu untuk membenahi diri. ayo maju bangsa indonesia..

  3. Tanggapan oleh kardi on November 17th, 2008 12:02 pm

    salam…kenal…
    memang dalam hidup ini kita sering ogah-ogahan dalam mengerjakan sesuatu.Dan biasanya membawa penyesalan pada diri.
    Ayo kita lakukan yang terbaik bagi hidup kita,keluarga kita,serta bangsa dan negara kita!!!
    salam sukses…

  4. Tanggapan oleh J4n3 on January 14th, 2009 3:03 pm

    Iya,.. setuju,.. segala sesuatu ada balasannya,..
    kita kerja dengan giat, otomatis akan dibalas,.. walaupun misalkan kamu ditipu,.. tapi kalau kamu iklas,.. bakal ada keajaiban di masa depan… trust me on that

  5. Tanggapan oleh david on February 19th, 2009 3:23 pm

    pemikiran bijak seperti terkandung dalam cerita ini sebenarnya harus dikuasai oleh semua insan.sayang,di dunia ini lebih banyak orang yang gak sadar….

  6. Tanggapan oleh husni on April 29th, 2009 11:40 am

    aku tak tau lagi harus berkomentar apalagi, aku malu pada diriku sendiri… kenapa masalaluku begitu suram, meskipun aku yakin bisabangkit, tapi citra buruk di masa lalu tetap saja akan melekat pada diriku… ya Alloh aku bener2 menyesal atas perbuatanku dimasa lalu.

  7. Tanggapan oleh ian on October 30th, 2009 12:07 pm

    wah aq tukang kayu yang bodoh ternyata

  8. Tanggapan oleh dewo on November 8th, 2009 5:00 am

    keikhlasan selamanya akan berbuah kebaikan dan keraguan akan berakibat penyesalan

  9. Tanggapan oleh Alamsurya K. Endriharto on November 16th, 2009 3:32 pm

    tak ada kata terlambat! tak ada kata terlambat. dan tak ada kata terlambt .. mari qt sungguh2 dalam hdup qt. . jangan sampai kau ucapkan kata _menyesal

  10. Tanggapan oleh ugik el blory on January 21st, 2010 2:10 pm

    kita kadang tidak mudah berfikir rasional apabila titik jenuh telah mencengkeram, bahkan hidung yang di depan matapun tak kita perhatikan padahal banyak ingus menghiasinya

  11. Tanggapan oleh Triana on April 21st, 2010 8:28 pm

    Bagus bgt ceritanya…
    bnr bgt, apa yg mw dlakuin hrs dkerjain dgn tulus…
    jgn smp nyesel dkemudian hari…

    btw, q ijin share ceritanya y…
    ntr q bikin sumbernya kok…
    Thx =)

  12. Tanggapan oleh zidan on May 8th, 2010 11:02 am

    Nice story !

    ijin share yaa :)

  13. Tanggapan oleh istiqlal on May 14th, 2010 6:50 am

    subhanalloh

  14. Tanggapan oleh Phentol Pantura on August 27th, 2010 11:59 am

    keteguhan hati mencerminkan keimanan. Kadangkala kita selalu meragukan apa yg Tuhan kasi di depan mata kita. Cerita diatas sangat bagus sekali…..two thombs up deh.
    “dirimu adalah apa yang kamu pikirkan”

  15. Tanggapan oleh Budi on December 9th, 2010 11:05 pm

    Ceritanya sy suka skli.. M’berikan inspirasi & motivasi utk m’jalani hidup. “sgala ssuatu yg kita krjakan dgn ikhlas & sngguh2 akan mmberikan kbaikan utk kta sndiri & orang lain”. Thanks

  16. Tanggapan oleh Eka Oktaviani Hapsari on February 7th, 2011 7:34 pm

    Bner2 merinding ku membacanya… crita itu bnar2 mmbwat q termotivasi, ternyata “emua yg di lakukan dengan sepenuh hati pasti hasil yg kita dpatkan pun adlh yg trbaik”. thanx

  17. Tanggapan oleh arif on April 3rd, 2011 1:02 pm

    benar,,, hidup memang harus sabar menjalani hidup ini…

  18. Tanggapan oleh Rida Dermawanti Zega on December 5th, 2011 11:20 am

    Ceritanya sangat bagus dan memotivasi saya untuk melangkah kedepan meskipun saya mengalami kegagalan hari ini itu merupakan loncatan utk meraih kesuksesan di dari yang akan datang. Thanks. Gbu

  19. Tanggapan oleh Rida Dermawanti Zega on December 5th, 2011 11:22 am

    Ceritanya sangat bagus dan memotivasi saya untuk melangkah kedepan meskipun saya mengalami kegagalan hari ini itu merupakan loncatan utk meraih kesuksesan di hari yang akan datang. Thanks. Gbu

  20. Tanggapan oleh jauhkan dendam « kata hati on December 11th, 2011 9:39 am

    [...] Meski begitu, preman pasar ini sudah beberapa kali meminjam play station ketempat saya, dan dia mengembalikan tepat waktu, dan saya selalu memberikan special discount kepadanya karena terpaksa. [...]

  21. Tanggapan oleh Dendam, Sampah Hati Pengubur solusi | share2friends.tk on December 19th, 2011 9:59 am

    [...] Meski begitu, preman pasar ini sudah beberapa kali meminjam play station ketempat saya, dan dia mengembalikan tepat waktu, dan saya selalu memberikan special discount kepadanya karena terpaksa. [...]

  22. Tanggapan oleh nagnudag rebyc on December 24th, 2011 10:59 am

    [...] Meski begitu, preman pasar ini sudah beberapa kali meminjam play station ketempat saya, dan dia mengembalikan tepat waktu, dan saya selalu memberikan special discount kepadanya karenaterpaksa. [...]

  23. Tanggapan oleh menyesal « semua tentang kisah kita on December 31st, 2011 8:00 pm

    [...] untuk mebayar bank,,? tibalah suatu ketika aku menghubugi tmanku yang sering merampok bank dan rumah orang kaya, merekapun mengiyakan niat busukku itu dengan syarat aku yang memeberi kode atau gambar [...]

  24. Tanggapan oleh aaa on January 4th, 2012 10:07 am

    Menarik sekali artikel2nya, izin copas ke share2friends.tk

  25. Tanggapan oleh Dendam, Sampah Hati Pengubur solusi » Artikel Arunals on January 10th, 2012 11:27 am

    [...] Meski begitu, preman pasar ini sudah beberapa kali meminjam play station ketempat saya, dan dia mengembalikan tepat waktu, dan saya selalu memberikan special discount kepadanya karena terpaksa. [...]

  26. Tanggapan oleh arti penting sebuah waktu | BMW Wearnes on February 25th, 2012 3:06 pm

    [...] bersiap-siap untuk pergi ke kota. Di tengah perjalanan yang lama dan melelahkan dia istirahat di sebuah rumah, dan dia pun membayangkan, ” andai ku bisa membangun rumah mewah dan dapat mengoprasi wajah ku [...]

  27. Tanggapan oleh Kumpulan Cerita Motivasi | Artikel Motivasi – Keajaiban Merenung dalam Keadaan Tenang dan Damai on February 28th, 2012 5:38 pm

    [...] ucapan Dr. F Noah Gordon; gelombang Alfa adalah kondisi rileks yang merupakan “rumah pembelajar sebenarnya” di mana kita dapat belajar dengan menyenangkan tanpa harus bersusah [...]

  28. Tanggapan oleh Arti Sebuah Waktu « cacingarno on March 13th, 2012 3:14 pm

    [...] bersiap-siap untuk pergi ke kota. Di tengah perjalanan yang lama dan melelahkan dia istirahat di sebuah rumah, dan dia pun membayangkan, ” andai ku bisa membangun rumah mewah dan dapat mengoprasi wajah ku [...]

  29. Tanggapan oleh ARTI SEBUAH WAKTU « khiinha on March 16th, 2012 1:25 pm

    [...] bersiap-siap untuk pergi ke kota. Di tengah perjalanan yang lama dan melelahkan dia istirahat di sebuah rumah, dan dia pun membayangkan, ” andai ku bisa membangun rumah mewah dan dapat mengoprasi wajah ku [...]

  30. Tanggapan oleh Keajaiban Merenung dalam Keadaan Tenang dan Damai « ENdah-HAfidz on March 28th, 2012 2:46 pm

    [...] ucapan Dr. F Noah Gordon; gelombang Alfa adalah kondisi rileks yang merupakan “rumah pembelajar sebenarnya” di mana kita dapat belajar dengan menyenangkan tanpa harus bersusah [...]

  31. Tanggapan oleh Tyabuky on April 5th, 2012 2:38 pm

    [...] ucapan Dr. F Noah Gordon; gelombang Alfa adalah kondisi rileks yang merupakan “rumah pembelajar sebenarnya” di mana kita dapat belajar dengan menyenangkan tanpa harus bersusah [...]

Tinggalkan Komentar anda di Si Tukang Kayu dan Rumahnya


Wajib diisi


Harus diisi


Optional


6 + 7 =