Fase: Perjalanan Kita
Kala itu kita pernah hidup di rahim, dan kita menyebutnya sebagai surga Azali.
Semua doa, harapan, dan sari-sari kebaikan kita nikmati.
Seperti matahari pagi yang menyinari sebuah taman bunga.
Ia selalu dirawat oleh pemiliknya sehingga orang yang melihatpun bersuka cita karenanya.
Sampai suatu masa dalam rahim, Tuhan meminta kesaksian kepada kita : “Bukankah Aku ini Tuhanmu ?” dan kita menjawab : “Benar Engkau Tuhan kami, kami menjadi saksi”. Read more
Pencarian
,,cerpen citra pelajar bertanggung jawab (23),game pengembangan diri (13),materi motivasi islam untuk anak sd (5),artikel hak mengembangkan diri (5),contoh cerita tentang keimanan dalam kehidupan (4),pengembangan diri seorang dokter (4),cara mengembangkan diri (4),artikel cerita contoh perilaku baik (4),contoh kumpulan cerpen citra pelajar (3),kumpulan contoh makalah pengembangan diri (3),game gambar motivasi (3),cerita mengenai pengembangan diri seseorang (3),artikel cerita perjalanan menjadi dokter (3),pengertian membunuh dan contohnya (3),cerita komik pengembangan diri (2)This post was submitted by Jayandri P Mawla.
Sang Bunda
Dikala riang gembira
Dikala gundah gulana
Dikala terang benderang
Dikala gelap gulita
Engkau temani diriku…
Engkau pelitaku
Engkau sandaranku
Engkau inspirasiku
Betapa besar pengorbananmu
Betapa besar cintamu
Tidak ada keluh kesah menerpamu
Meski rintangan didepanmu Read more
Pencarian
,,cerpen ibu dan ayah (39),cerpen tentang ibu dan ayah (28),puisi bermotivasi (14),kata kata semangat cinta (10),kisah ibu dan ayah (10),motivasi islami kata mutiara (9),karangan ayah dan ibu (7),resensi cerita sang bunda (7),cerpen ayah ibu (6),artikel cerita sange (6),artikel tentang ayah ibu (6),artikel kumpulan puisi kiasan (5),karangan cerita tentang ayah dan ibu (5),artikel motivasi cinta kepada ibu (5),karangan cerita ayah (4)This post was submitted by LISA SUDARSONO.
Arti Sebuah Waktu
Alkisah ada seorang wanita yang hidup di sebuah desa terpencil, dia ingin pergi kerja ke kota agar dia bisa mengoprasi wajahnya. Kemudian dia mengutarakan keinginannya untuk kerja di kota kepada kedua orang tuanya, tapi keinginannya tersebut di tolak oleh kedua orang tuanya. Mendengar kata kedua orang tuanya yang menolak keinginannya dia pun menangis, tapi tak berapa lama kemudian ibunya datang menghampiri dia. Dan tiba-tiba ibunya bilang “Kamu boleh pergi ke kota nak”.
Mendengar perkataan ibunya dia pun tersenyum. Dan pagi harinya dia bersiap-siap untuk pergi ke kota. Di tengah perjalanan yang lama dan melelahkan dia istirahat di sebuah rumah, dan dia pun membayangkan, ” andai ku bisa membangun rumah mewah dan dapat mengoprasi wajah ku yang biasa menjadi luar biasa ini.” Tiba-tiba di tengah-tengah lamunannya datang seorang nenek tua menghampirinya, dan bertanya “kenapa nak kamu tersenyum sendiri?” Read more
Pencarian
,,arti sebuah waktu (85),cerita berhikmah untuk motivasi (29),kata motivasi saat hujan (20),motivasi renungan hidup (19),contoh cerita tentang tawakal (17),kumpulan cerita renungan hidup (16),foto-foto motivasi (14),cerita renungan jiwa (14),kata kata motivasi sukses (14),cerita motivasi cerita hikmah (11),makalah hikmah kehidupan (10),Www cerita dan renungan (10),renungan tentang hidup (10),kata-kata motivasi bergambar (8),arti waktu (8)This post was submitted by Sujanarko.







