5-Tanggapan Artikel Menulis
Salam,
Saya sangat terkesan dengan postingan ini. Kebetulan, selama belasan tahun, saya mencoba melakukan studi kecil-kecilan tentang kegiatan menulis. Selama saya melakukan studi itu, saya kemudian bertemu dengan spikolog Pennebaker yang mengatakan bahwa menulis itu dapat digunakan untuk mengatasi depresi. Menulis itu dapat menyehatkan tubuh dan jiwa. (Dia meniru tradisi confession di agama Katolik dan menerapkannya pada pembuatan catatan harian). Bahkan seroang penulis kondang, Fatima Mernissi, juga bilang bahwa menulis setiap hari dapat mengencencangkan kulit wajah.
Lantas saya bertemu dengan ahli linguistik bernama Dr. Stephen D. Krashen. Penelitiannya menunjukkan bahwa menulis dapat memecahkan probel-problem diri. Katanya, menulis itu menata pikiran. Jadi, kalau kita dapat menata problem kita, bisa jadi problem kita bisa hilang. Dan dia juga membuktikan bahwa menulis dan membaca itu tidak dapat dipisahkan. Membaca itu memasukkan, dan menulis itu mengeluarkan.
Saya juga bertemu dengan Tony Buzan, Joyce Wycoff, dan Grabriele Rico. Ketiganya menunjukkan kepada saya adanya teknik-teknik menulis yang sangat mudah dengan memanfaatkan kedua belahan otak kita (kiri dan kanan). Nama teknik menulis ini biasa disebut mind mapping, clustering, atau bahkan fastwriting (freewriting). Bahkan seorang psikolog lain, Mihaly Cszekmihaly, menciptakan suatu teknik menulis bernama “flow” (mengalir) berdasarkan teknik mind mapping. Juga Nancy Margulies yang membuat buku berjudul Mapping Inner Space.
Semua anjuran para pakar itu sudah saya coba dan hasilnya menakjubkan! Saya bisa mengatasi kendala yang dialami oleh mbak atau bu Dewi. Saya kini dapat membaca dan menulis secara sangat menyenangkan. Selain bisa untuk mengatasi depresi, saya juga bisa mengikat makna hidup saya (menulis adalah “mengikat” momen-momen indah dalam kehidupan saya) dan membagikan ilmu saya lewat menulis (ini kan contoh saya membagikan ilmu).
Nah, tip saya untuk yang merasa sulit menulis atau menuangkan ide dalam bentuk tulisan adalah:
1. Menulis memerlukan membaca. Anda akan kesulitan menulis jika tidak membaca buku yang kaya dan beragam. Membaca itu memasukkan kosakata, dan menulis mengeluarkan kosakata yang Anda miliki, Kalau kosakata Anda miskin, menulis jadi tidak lancar dan membosankan.
2. Menulislah sesuatu yang sudah menjadi pengalaman Anda. Gunakan, untuk awalnya, kata ganti orang pertama (saya atau aku) guna menggali pengalaman Anda. Kata para penulis fiksi kondang bahkan menulis fiksi yang baik punharus didasarkan oleh pengalaman nyata, bukan semata khayalan. Jadi, jujurlah mengeluarkan pengalaman Anda ketika menulis, tentu Anda akan dimudahkan dalam menulis.
3. Gunakan otak kanan dan kiri Anda dalam mengawali menulis. Ini tentu perlu penjelasan panjang. Selamat memanfaatkan kegiatan membaca buku dan menuliskan sesuatu untuk menyembuhkan diri.
Semoga bermanfaat.
Hernowo
Pencarian
,,arti tanggapan (8),contohFIKSI TENTANG KEHIDUPAN (5),motivasi bagus hernowo (4),motivasibagus herwono (4),contoh fiksi (4),Menulis tanggapan (3),artikel membaca dan menulis (2),cerita motivasi otak kanan (2),tanggapan tentang menulis (2),Motivasi hidup bagus hernowo (2),menulis tanggapan cerita (1),mindmaping cerita (1),motivasi otak kanan dan kiri (1),pengertian tanggapan cerita (1),tanggapan resensi (1)|
|
Tanggapan Anda
Berikan tanggapan atas artikel/cerita motivasi di atas. Komentar saran dan kritik Anda merupakan bahan bakar kami untuk menjadi lebih baik. Terima Kasih4 Tanggapan Pada Artikel/Cerita 5-Tanggapan Artikel Menulis Diatas
Tinggalkan Komentar anda di 5-Tanggapan Artikel Menulis







em….
boleh dicoba nie…
ne saya mau tanya2 saat saya masih kesulitan menulis bagaimana dong?
Useful site. Thanks!
http://prodaktiv.ru/who read it is a fuckin douchbag
mas kyaknya q pernah liat artikel ini sebelmnya,tapi sumbrnya beda…?
saya akan memulainya sekarang ini